Potensi dan Peluang Investasi

Temukan potensi dan peluang investasi menarik di Provinsi Papua Barat Daya

PERIZINAN
Terintegrasi melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA)

Peluang Investasi

Temukan peluang investasi terbaik di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Raja Ampat, dan Kabupaten Tambrauw

industry
Food
Mining

Kawasan Ekonomi Khusus Sorong, sebuah pusat industri pertama di tanah papua seluas 523,7 hektar. Kawasan ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang ada di Provinsi Papua Barat Daya.

Completed 40%
Commercial
Service
trade

Kota Sorong merupakan pintu gerbang distribusi ekonomi perdagangan baik ekspor maupun impor, serta lalulintas angkutan barang dan jasa dari dan ke wilayah barat dan timur Indonesia ke seluruh Tanah Papua.

completed 45%
Crab
mangrove

Kabupaten Sorong Selatan memiliki potensi pengolahan dan budidaya kepiting bakau yang sangat besar. Rata-rata para nelayan sanggup mengumpulkan 200 kilogram kepiting bakau setiap harinya.

completed 35%
peanut
investment
maybrat

Kacang tanah tumbuh hampir di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat. Total produksi kacang tanah di Kabupaten Maybrat mencapai 169 ton. Jumlah produksi ini dihasilkan dari lahan seluas 153 Ha dengan rata-rata produksi sebesar 1,1 ton per hektar.

completed 75%
Kelapa
Kopra

Kelapa di Kabupaten Tambrauw diolah menjadi berbagai produk turunan, salah satunya adalah kopra. Secara umum, nilai ekspor kopra Indonesia menunjukan pertumbuhan yang stabil dengan tren kenaikan sebesar 2% per tahun.

completed 60%
cocopeat
kelapa
cocofiber

Kabupaten Raja Ampat memiliki total lahan perkebunan kelapa seluas 10.861 hektar. Volume produksi di tahun 2023 mencapai 9538 ton dengan rata-rata produktivitas 0.91 ton per hektar.

completed 65%

Jelajahi Virtual Tour 360

Data Statistik (BPS 2024)

Provinsi Papua Barat Daya

Papua Barat Daya merupakan provinsi ke-38 yang disahkan pada 8 Desember 2022. Provinsi ini dianugerahi kekayaan sumber daya alam melimpah. Mulai dari kekayaan sumber mineral, pertanian, kehutanan, perikanan, jasa dan perdagangan, hingga sektor pariwisata yang membentang dari ujung ke ujung. Papua Barat Daya juga menempati posisi strategis yakni berada di lintasan jalur perdagangan internasional dan menjadi pintu gerbang menuju Pulau Papua.

39.122,95 Km2

Luas Wilayah

627.127 Orang

Penduduk

314.205 Orang

Angkatan Kerja
  • Volume Ekspor : 6 juta ton
  • Volume Impor : 1.900 ton
  • Tujuan Ekspor Terbesar : Jepang (USD 0,61 juta)

Perkebunan

  • Kelapa : 4.753 ton
  • Kakao : 1.492 ton

Pertanian Padi

  • Luas panen : 332,11 ha
  • Produksi : 1.289,3 ton

Hortikultura

  • Pisang : 17.349 kuintal
  • Pepaya : 10.458 kuintal
  • Durian : 6.852 kuintal

Hortikultura Semusim

  • Cabai Rawit : 19.646 kuintal
  • Kangkung : 18.581 kuintal
  • Bayam : 13.540 kuintal

Kehutanan

  • Hutan dan Perairan : 3.434.940 hektar
  • Hutan produksi : 1.636.538 hektar
  • Hutan Lindung : 769.075 hektar
  • Wilayah konservasi : 1.029.327 hektar

Perikanan

  • Nelayan Kabupaten Sorong Selatan mengumpulkan 200 kilogram kepiting bakau setiap hari

Peternakan

  • Ayam kampung : 839.834 kilogram
  • Sapi : 682.588 kilogram
  • Babi : 572.232 kilogram

Akomodasi Wisata

  • Jumlah hotel berbintang dan non berbintang : 133 unit
  • Ketersediaan kamar : 2.732
  • Ketersediaan tempat tidur : 4.538
  • Jumlah kedatangan pesawat : 7.678
  • Jumlah keberangkatan pesawat : 7.690
  • Penumpang datang : 635.186
  • Penumpang berangkat : 448.858
  • Kunjungan kapal dalam negeri : 3.368
  • Kunjungan kapal luar negeri : 27

Kondisi Jalan :

  • Panjang jalan : 1.515,39 km
  • Kondisi baik : 549,21 km
  • Kondisi sedang : 317,77 km
  • Kondisi buruk : 53,75 km
  • Kondisi sangat buruk : 594,67 km
  • Raja Ampat : 12
  • Sorong : 14
  • Sorong Selatan : 10
  • Tambrauw : 4
  • Maybrat : 3
  • Kota Sorong : 29

PDRB

  • PDRB Atas Dasar Harga Berlaku : Rp 36.104,47 miliar
  • PDRB Atas Dasar Harga Konstan : Rp 24.009,16 miliar

PDRB Sektor Energi

  • Kategori Pertambangan dan Penggalian Rp 3.717,46 Miliar
  • Pertambangan Minyak, Gas, dan Panas Bumi : Rp 2.007,50 Miliar
  • Pertambangan Bijih Logam : Rp 1.331,78 Miliar

Menurut Lapangan Usaha :

  • Industri pengolahan 17,31 persen
  • Usaha konstruksi 14,81 persen
  • Administrasi pemerintah 13,49 persen

Pertumbuhan PDRB

  • Penyediaan akomodasi, makanan dan minuman : 11,51 persen
  • Pengadaan Air : 8,35 persen
  • Jasa kesehatan dan kegiatan sosial : 6,97 persen

Proses pembangunan sebesar-besarnya diarahkan untuk mewujudkan visi dan misi Papua Barat Daya Cerdas, Papua Barat Daya sehat dan Papua Barat Daya Produktif

Berita Investasi

Temukan berita terkini seputar peluang, potensi, dan akvitas investasi di Provinsi Papua Barat Daya

Bergabunglah, menjadi bagian dari pembangunan wilayah timur Indonesia yang berpengaruh dan berdaya saing global