Potensi dan Peluang Investasi
Temukan potensi dan peluang investasi menarik di Provinsi Papua Barat Daya
Peluang Investasi
Temukan peluang investasi terbaik di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Raja Ampat, dan Kabupaten Tambrauw
industry
Food
Mining
Kawasan Ekonomi Khusus Sorong, sebuah pusat industri pertama di tanah papua seluas 523,7 hektar. Kawasan ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang ada di Provinsi Papua Barat Daya.
- Valuation $5M
- 75 Investors
- Target $500,000
- Sorong Regency
Commercial
Service
trade
Kota Sorong merupakan pintu gerbang distribusi ekonomi perdagangan baik ekspor maupun impor, serta lalulintas angkutan barang dan jasa dari dan ke wilayah barat dan timur Indonesia ke seluruh Tanah Papua.
- Valuation $2.5M
- 125 Investors
- Target $250,000
- Sorong City
Crab
mangrove
Kabupaten Sorong Selatan memiliki potensi pengolahan dan budidaya kepiting bakau yang sangat besar. Rata-rata para nelayan sanggup mengumpulkan 200 kilogram kepiting bakau setiap harinya.
- Valuation N/A
- N/A Investors
- Target $950,000
- South Sorong
peanut
investment
maybrat
Kacang tanah tumbuh hampir di seluruh wilayah Kabupaten Maybrat. Total produksi kacang tanah di Kabupaten Maybrat mencapai 169 ton. Jumlah produksi ini dihasilkan dari lahan seluas 153 Ha dengan rata-rata produksi sebesar 1,1 ton per hektar.
- Valuation $5M
- 75 Investors
- Target $500,000
- Maybrat
Kelapa
Kopra
Kelapa di Kabupaten Tambrauw diolah menjadi berbagai produk turunan, salah satunya adalah kopra. Secara umum, nilai ekspor kopra Indonesia menunjukan pertumbuhan yang stabil dengan tren kenaikan sebesar 2% per tahun.
- Valuation $2.5M
- 125 Investors
- Target $250,000
- Tambrauw
cocopeat
kelapa
cocofiber
Kabupaten Raja Ampat memiliki total lahan perkebunan kelapa seluas 10.861 hektar. Volume produksi di tahun 2023 mencapai 9538 ton dengan rata-rata produktivitas 0.91 ton per hektar.
- Valuation $7M
- 250 Investors
- Target $950,000
- Raja Ampat
Jelajahi Virtual Tour 360
Data Statistik (BPS 2024)
Provinsi Papua Barat Daya
Papua Barat Daya merupakan provinsi ke-38 yang disahkan pada 8 Desember 2022. Provinsi ini dianugerahi kekayaan sumber daya alam melimpah. Mulai dari kekayaan sumber mineral, pertanian, kehutanan, perikanan, jasa dan perdagangan, hingga sektor pariwisata yang membentang dari ujung ke ujung. Papua Barat Daya juga menempati posisi strategis yakni berada di lintasan jalur perdagangan internasional dan menjadi pintu gerbang menuju Pulau Papua.
39.122,95 Km2
Luas Wilayah
627.127 Orang
Penduduk
314.205 Orang
Angkatan Kerja
- Volume Ekspor : 6 juta ton
- Volume Impor : 1.900 ton
- Tujuan Ekspor Terbesar : Jepang (USD 0,61 juta)
Perkebunan
- Kelapa : 4.753 ton
- Kakao : 1.492 ton
Pertanian Padi
- Luas panen : 332,11 ha
- Produksi : 1.289,3 ton
Hortikultura
- Pisang : 17.349 kuintal
- Pepaya : 10.458 kuintal
- Durian : 6.852 kuintal
Hortikultura Semusim
- Cabai Rawit : 19.646 kuintal
- Kangkung : 18.581 kuintal
- Bayam : 13.540 kuintal
Kehutanan
- Hutan dan Perairan : 3.434.940 hektar
- Hutan produksi : 1.636.538 hektar
- Hutan Lindung : 769.075 hektar
- Wilayah konservasi : 1.029.327 hektar
Perikanan
- Nelayan Kabupaten Sorong Selatan mengumpulkan 200 kilogram kepiting bakau setiap hari
Peternakan
- Ayam kampung : 839.834 kilogram
- Sapi : 682.588 kilogram
- Babi : 572.232 kilogram
Akomodasi Wisata
- Jumlah hotel berbintang dan non berbintang : 133 unit
- Ketersediaan kamar : 2.732
- Ketersediaan tempat tidur : 4.538
- Jumlah kedatangan pesawat : 7.678
- Jumlah keberangkatan pesawat : 7.690
- Penumpang datang : 635.186
- Penumpang berangkat : 448.858
- Kunjungan kapal dalam negeri : 3.368
- Kunjungan kapal luar negeri : 27
Kondisi Jalan :
- Panjang jalan : 1.515,39 km
- Kondisi baik : 549,21 km
- Kondisi sedang : 317,77 km
- Kondisi buruk : 53,75 km
- Kondisi sangat buruk : 594,67 km
- Raja Ampat : 12
- Sorong : 14
- Sorong Selatan : 10
- Tambrauw : 4
- Maybrat : 3
- Kota Sorong : 29
PDRB
- PDRB Atas Dasar Harga Berlaku : Rp 36.104,47 miliar
- PDRB Atas Dasar Harga Konstan : Rp 24.009,16 miliar
PDRB Sektor Energi
- Kategori Pertambangan dan Penggalian Rp 3.717,46 Miliar
- Pertambangan Minyak, Gas, dan Panas Bumi : Rp 2.007,50 Miliar
- Pertambangan Bijih Logam : Rp 1.331,78 Miliar
Menurut Lapangan Usaha :
- Industri pengolahan 17,31 persen
- Usaha konstruksi 14,81 persen
- Administrasi pemerintah 13,49 persen
Pertumbuhan PDRB
- Penyediaan akomodasi, makanan dan minuman : 11,51 persen
- Pengadaan Air : 8,35 persen
- Jasa kesehatan dan kegiatan sosial : 6,97 persen
Proses pembangunan sebesar-besarnya diarahkan untuk mewujudkan visi dan misi Papua Barat Daya Cerdas, Papua Barat Daya sehat dan Papua Barat Daya Produktif
Berita Investasi
Temukan berita terkini seputar peluang, potensi, dan akvitas investasi di Provinsi Papua Barat Daya