#: locale=en ## Action ### URL PopupWebFrameBehaviour_333B698C_1A65_7EEA_41A8_BDDC8AD5D106.url = https://aimashotelandconvention.com/index.html LinkBehaviour_061812F7_2F5D_6C46_41C1_1AFE1B7FF275.source = https://dpmptsp.papuabaratdayaprov.go.id/ LinkBehaviour_055BE45A_2F25_B44F_41C1_AE8FEA999D2F.source = https://dpmptsp.papuabaratdayaprov.go.id/ PopupWebFrameBehaviour_58C6CEDF_0643_72F7_418D_A6A76FDEF923.url = https://kkprajaampat.com/ PopupWebFrameBehaviour_1B1F2EDE_2FE6_9446_4185_CB8441D38F42.url = https://maybratkab.go.id/ PopupWebFrameBehaviour_F8E5D7B3_EFBC_DB86_41D0_39848D6BE5E2.url = https://papuabaratdayaprov.go.id/page/149/papua-barat-daya.html PopupWebFrameBehaviour_00EF3155_1A62_8E7A_41B7_54EA3A3EDD52.url = https://rajaampatkab.go.id/ PopupWebFrameBehaviour_F7A20C2A_EFBF_CC86_41DB_D5BCD26E9CCF.url = https://sorongkota.go.id/sejarah-singkat/ PopupWebFrameBehaviour_3C12BB72_1A2D_B23E_41AF_5FEBFAC864D6.url = https://sorongselatankab.go.id/ PopupWebFrameBehaviour_04FE34C8_2F65_944B_41C1_DA9BC0C355A7.url = https://tambrauwkab.go.id/ WebFrame_22F9EEFF_0C1A_2293_4165_411D4444EFEA_mobile.url = https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m18!1m12!1m3!1d63829.63671781955!2d131.20371828298548!3d-0.8757297999999992!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!3m3!1m2!1s0x2d5955a173a2c673%3A0x21e6ce849913aeea!2sKantor%20Gubernur%20Papua%20Barat%20Daya!5e0!3m2!1sen!2sid!4v1730304764225!5m2!1sen!2sid WebFrame_22F9EEFF_0C1A_2293_4165_411D4444EFEA.url = https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m18!1m12!1m3!1d63829.63671781955!2d131.20371828298548!3d-0.8757297999999992!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!3m3!1m2!1s0x2d5955a173a2c673%3A0x21e6ce849913aeea!2sKantor%20Gubernur%20Papua%20Barat%20Daya!5e0!3m2!1sen!2sid!4v1730304764225!5m2!1sen!2sid PopupWebFrameBehaviour_6675D87F_063D_1DB7_418F_64874F3BC12A.url = https://www.rri.co.id/daerah/980110/gedung-terminal-penumpang-pelabuhan-waisai-raja-ampat-senilai-rp62-miliar-diresmikan ## Hotspot ### Text HotspotPanoramaOverlayTextImage_540AD159_07C7_6FFB_4188_62D778AE09AF.text = MENUJU PORT OF SORONG HotspotPanoramaOverlayTextImage_F83338C2_EE66_55EF_41C4_BE3BF0B1D68E.text = MENUJU RAJA AMPAT ## Media ### Audio audio_0FFB78B2_0197_3DA6_4159_272584DFE8CA.path = null audiores_14054012_0191_EC61_4171_73DF57170AD4.mp3Url = media/audio_0FFB78B2_0197_3DA6_4159_272584DFE8CA_en.mp3 audiores_14054012_0191_EC61_4171_73DF57170AD4.oggUrl = media/audio_0FFB78B2_0197_3DA6_4159_272584DFE8CA_en.ogg ### Floorplan map_C84EC896_DE6C_B3C1_41C8_5C3419A96C3A.path = null ### Image imlevel_11925764_2F6F_947B_4198_869EFB10FFB7.url = media/map_C84EC896_DE6C_B3C1_41C8_5C3419A96C3A_en_0.png imlevel_11927764_2F6F_947B_418E_1732CE821D18.url = media/map_C84EC896_DE6C_B3C1_41C8_5C3419A96C3A_en_1.png imlevel_11926764_2F6F_947B_41AD_EE15B0B67787.url = media/map_C84EC896_DE6C_B3C1_41C8_5C3419A96C3A_en_2.png imlevel_11929764_2F6F_947B_41C6_3C8F0FCF6AD7.url = media/map_C84EC896_DE6C_B3C1_41C8_5C3419A96C3A_en_3.png imlevel_F240E76B_EE1E_BCBD_41EB_678178CF320D.url = media/panorama_C58497D2_DEEC_BD41_41CF_843DC5E8D346_HS_xz1pat9f_en.png imlevel_5F219112_07DF_2F49_415D_B747C8E836C9.url = media/panorama_F3EE4591_EA55_C9BA_41B4_74EB9D708200_HS_7opiaan9_en.png imlevel_5AA3A5E3_1A22_965D_4183_EEF8418DB715.url = media/popup_24D713A7_1A23_9226_419A_28984A871733_en_0_0.jpg imlevel_5AA0B5E3_1A22_965D_41B4_B2DD73AAB345.url = media/popup_24D713A7_1A23_9226_419A_28984A871733_en_0_1.jpg ### Popup Image popup_24D713A7_1A23_9226_419A_28984A871733.path = null ### Subtitle panorama_3946F456_1AEE_9666_41B3_490419A47004.subtitle = AIMAS Hotel and Convention Centre adalah satu - satunya Hotel dengan Fasilitas dan Pelayanan Hotel berbintang 4 ditengah Kota Aimas Papua Barat Daya. Dengan Arsitektur Gedung Berkonsep minimalis modern, namun tetap berkelas. Dengan 190 Kamar yang memiliki Jendela dan Balcony, serta didesign dengan menggunakan lantai marmer yang Elegant, dan dikelilingi oleh Hamparan Tanaman dan rerumputan Hijau, membuat pemandangan dari kamar tamu akan terasa lebih Asri, segar dan sejuk. Sehingga menambah pengalaman tinggal dihotel yang baru bagi para tamu. panorama_38F70887_1AEE_BEE5_4165_11764565E338.subtitle = AIMAS Hotel and Convention Centre adalah satu - satunya Hotel dengan Fasilitas dan Pelayanan Hotel berbintang 4 ditengah Kota Aimas Papua Barat Daya. Dengan Arsitektur Gedung Berkonsep minimalis modern, namun tetap berkelas. Dengan 190 Kamar yang memiliki Jendela dan Balcony, serta didesign dengan menggunakan lantai marmer yang Elegant, dan dikelilingi oleh Hamparan Tanaman dan rerumputan Hijau, membuat pemandangan dari kamar tamu akan terasa lebih Asri, segar dan sejuk. Sehingga menambah pengalaman tinggal dihotel yang baru bagi para tamu. panorama_38F69CFB_1AEE_962E_41B2_55884E7A7231.subtitle = AIMAS Hotel and Convention Centre adalah satu - satunya Hotel dengan Fasilitas dan Pelayanan Hotel berbintang 4 ditengah Kota Aimas Papua Barat Daya. Dengan Arsitektur Gedung Berkonsep minimalis modern, namun tetap berkelas. Dengan 190 Kamar yang memiliki Jendela dan Balcony, serta didesign dengan menggunakan lantai marmer yang Elegant, dan dikelilingi oleh Hamparan Tanaman dan rerumputan Hijau, membuat pemandangan dari kamar tamu akan terasa lebih Asri, segar dan sejuk. Sehingga menambah pengalaman tinggal dihotel yang baru bagi para tamu. panorama_FA3533E7_EA3B_4966_41E4_20F3E87A1B56.subtitle = Akses masuk ke Pelabuhan Waisai panorama_FA359434_EA3B_4EFA_41EB_0906D40A44B7.subtitle = Akses masuk ke Pelabuhan Waisai panorama_3C856F54_1A26_927A_4164_7C64B89C565C.subtitle = Alun-alun Aimas menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat setempat panorama_26E294CC_1A22_966B_41B4_69F018E4EE7D.subtitle = Alun-alun Aimas merupakan area publik yang banyak digunakan untuk aktivitas olahraga, acara-acara pemerintahan, hingga sebagai lokasi strategis warga untuk berjualan panorama_25BEEB9C_1A26_92EA_417C_35F646C411DE.subtitle = Bandar Udara Ayawasi adalah Bandar Udara di Ayawasi, Aifat Utara, Maybrat, Papua Barat Daya. Ini merupakan bandar udara perintis yang melayani penerbangan dari dan ke sorong serta dari dan ke manokwari. Saat ini pesawat terbesar yg mendarat adalah pesawat twin otter. Tahun 2011 bandara ini ditetapkan sebagai bandara kelas IV ayawasi dan pada tahun 2013 menjadi UPBU Kelas III Ayawasi panorama_240CE709_1A1D_93EA_418F_2BDD09104822.subtitle = Bandar Udara Kambuaya adalah sebuah bandar udara yang berada di Kabupaten Maybrat, bandara ini dapat didarati oleh pesawat sejenis DHC6-300. \ \ Bandara Kambuaya berfungsi sebagai pintu gerbang perdagangan dan perhubungan di Maybrat, sebagai sarana transportasi bagi pedalaman di Kabupaten Maybrat, serta sebagai penghubung dengan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua Barat Daya panorama_FA35751F_EA3A_CEA7_41E1_FE351F728946.subtitle = Bandar Udara Marinda, disebut juga Bandar Udara Raja Ampat, adalah sebuah bandar udara yang berada di Distrik Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Bandara Ini menjadi penghubung udara bagi Kabupaten Raja Ampat. Bandara ini umumnya didarati oleh pesawat sejenis ATR 72 panorama_C7117B41_DEEB_5543_41D9_1F5FEFD32293.subtitle = Bandara Domine Eduard Osok merupakan salah satu bandara tersibuk di Indonesia Timur. Bandara ini melayani penerbangan domestik dan internasional, menghubungkan Sorong dengan kota-kota besar seperti Jakarta, Makassar, Manado, dan Jayapura. Beberapa maskapai penerbangan nasional dan regional beroperasi di bandara ini. \ \ Fasilitas bandara telah ditingkatkan secara signifikan. Terminal penumpang modern dilengkapi dengan fasilitas seperti ruang tunggu yang nyaman, area komersial, restoran, dan sistem check-in otomatis. Fasilitas keamanan dan navigasi juga ditingkatkan untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasional. \ \ Landasan pacu bandara diperpanjang dan diperkuat untuk memungkinkan pendaratan pesawat berbadan lebar seperti Boeing 737 dan Airbus A320. Hal ini membuka peluang bagi peningkatan kapasitas penumpang dan kargo, serta memungkinkan penerbangan jarak jauh tanpa transit. \ \ Bandara DEO berperan penting dalam mendukung sektor pariwisata di Papua Barat Daya. Sebagai pintu gerbang menuju Kepulauan Raja Ampat, bandara ini menjadi akses utama bagi wisatawan domestik dan mancanegara. \ \ Selain pariwisata, bandara ini juga mendukung sektor perdagangan dan industri. Kemudahan transportasi udara memungkinkan distribusi barang dan jasa dengan cepat ke seluruh Indonesia. Hal ini penting bagi komoditas seperti hasil perikanan, pertanian, dan produk industri lainnya yang dihasilkan di Papua Barat Daya. \ \ Bandara DEO juga memainkan peran dalam pengembangan sosial di wilayah ini. Mobilitas yang lebih tinggi memungkinkan akses yang lebih baik ke pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Program pelatihan dan pemberdayaan juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal. \ \ Pemerintah dan pengelola bandara terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas. Rencana pengembangan jangka panjang mencakup perluasan terminal, peningkatan fasilitas kargo, dan pengembangan area komersial. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Bandara DEO sebagai hub transportasi dan pusat ekonomi regional. \ \ Kerja sama dengan maskapai penerbangan diperluas untuk menambah rute dan frekuensi penerbangan. Upaya juga dilakukan untuk membuka penerbangan internasional langsung ke negara-negara tetangga, yang akan meningkatkan konektivitas dan peluang ekonomi. \ \ Bandara Domine Eduard Osok menjadi simbol kemajuan dan harapan bagi masyarakat Papua Barat Daya. Nama bandara ini terus mengingatkan kita pada jasa Domine Eduard Osok dan pentingnya peran tokoh lokal dalam pembangunan daerah. Semangat pengabdian dan dedikasi beliau menjadi inspirasi bagi generasi muda. panorama_C7115B8C_DEEB_75C2_41E0_926E4473231D.subtitle = Bandara Domine Eduard Osok merupakan salah satu bandara tersibuk di Indonesia Timur. Bandara ini melayani penerbangan domestik dan internasional, menghubungkan Sorong dengan kota-kota besar seperti Jakarta, Makassar, Manado, dan Jayapura. Beberapa maskapai penerbangan nasional dan regional beroperasi di bandara ini. \ \ Fasilitas bandara telah ditingkatkan secara signifikan. Terminal penumpang modern dilengkapi dengan fasilitas seperti ruang tunggu yang nyaman, area komersial, restoran, dan sistem check-in otomatis. Fasilitas keamanan dan navigasi juga ditingkatkan untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasional. \ \ Landasan pacu bandara diperpanjang dan diperkuat untuk memungkinkan pendaratan pesawat berbadan lebar seperti Boeing 737 dan Airbus A320. Hal ini membuka peluang bagi peningkatan kapasitas penumpang dan kargo, serta memungkinkan penerbangan jarak jauh tanpa transit. \ \ Bandara DEO berperan penting dalam mendukung sektor pariwisata di Papua Barat Daya. Sebagai pintu gerbang menuju Kepulauan Raja Ampat, bandara ini menjadi akses utama bagi wisatawan domestik dan mancanegara. \ \ Selain pariwisata, bandara ini juga mendukung sektor perdagangan dan industri. Kemudahan transportasi udara memungkinkan distribusi barang dan jasa dengan cepat ke seluruh Indonesia. Hal ini penting bagi komoditas seperti hasil perikanan, pertanian, dan produk industri lainnya yang dihasilkan di Papua Barat Daya. \ \ Bandara DEO juga memainkan peran dalam pengembangan sosial di wilayah ini. Mobilitas yang lebih tinggi memungkinkan akses yang lebih baik ke pendidikan, layanan kesehatan, dan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Program pelatihan dan pemberdayaan juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal. \ \ Pemerintah dan pengelola bandara terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas. Rencana pengembangan jangka panjang mencakup perluasan terminal, peningkatan fasilitas kargo, dan pengembangan area komersial. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Bandara DEO sebagai hub transportasi dan pusat ekonomi regional. \ \ Kerja sama dengan maskapai penerbangan diperluas untuk menambah rute dan frekuensi penerbangan. Upaya juga dilakukan untuk membuka penerbangan internasional langsung ke negara-negara tetangga, yang akan meningkatkan konektivitas dan peluang ekonomi. \ \ Bandara Domine Eduard Osok menjadi simbol kemajuan dan harapan bagi masyarakat Papua Barat Daya. Nama bandara ini terus mengingatkan kita pada jasa Domine Eduard Osok dan pentingnya peran tokoh lokal dalam pembangunan daerah. Semangat pengabdian dan dedikasi beliau menjadi inspirasi bagi generasi muda. panorama_5B9ACB04_1A65_F3DA_41B9_ADB96F399194.subtitle = Bandara Teminabuan berada di Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Tepatnya berada di Jl. Brawijaya Kel. Kaibus, Kec. Teminabuan, Kab. Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Bandara ini merupakan bandara domestik yang melayani sejumlah rute penerbangan meliputi Teminabuan - Rendani, Teminabuan - Kota Sorong, dan Teminabuan - Inawatan. \ \ Data teknis : \ \ Luas Terminal : 160,00 m2 \ Kapasitas Pada Jam Sibuk : 30 Orang \ Kapasitas Per Tahun : 3.470 Orang \ Luas Ruang Tunggu Keberangkatan : 45,00 m2 \ Luas Ruang Tunggu Kedatangan : 32,00 m2 panorama_5B9C7105_1A65_8FE5_41B5_D818AAA2CAE7.subtitle = Bandara Teminabuan berada di Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Tepatnya berada di Jl. Brawijaya Kel. Kaibus, Kec. Teminabuan, Kab. Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Bandara ini merupakan bandara domestik yang melayani sejumlah rute penerbangan meliputi Teminabuan - Rendani, Teminabuan - Kota Sorong, dan Teminabuan - Inawatan. \ \ Data teknis : \ \ Luas Terminal : 160,00 m2 \ Kapasitas Pada Jam Sibuk : 30 Orang \ Kapasitas Per Tahun : 3.470 Orang \ Luas Ruang Tunggu Keberangkatan : 45,00 m2 \ Luas Ruang Tunggu Kedatangan : 32,00 m2 panorama_5901FAD3_1A1D_F27E_41A5_6EBC122F1235.subtitle = Danau Ayamaru terletak di Semenanjung Doberai, sekitar 170 kilometer dari selatan Kota Sorong. \ \ Danau-danau ini berada di hamparan karst (gamping atau kapur) yang dikenal sebagai Plato Ayamaru di ketinggian 280–385 meter di atas permukaan laut (mdpl). \ \ Danau ini merupakan perluasan aliran Sungai Ayamaru yang membentuk sebuah rangkaian tiga danau, yang terdiri dari Danau Jow, Danau Semitu, dan Danau Yate panorama_25BE7854_1A25_9E7A_41B6_3A031D69AD1E.subtitle = Danau Ayamaru terletak di Semenanjung Doberai, sekitar 170 kilometer dari selatan Kota Sorong. \ \ Danau-danau ini berada di hamparan karst (gamping atau kapur) yang dikenal sebagai Plato Ayamaru di ketinggian 280–385 meter di atas permukaan laut (mdpl). \ \ Danau ini merupakan perluasan aliran Sungai Ayamaru yang membentuk sebuah rangkaian tiga danau, yang terdiri dari Danau Jow, Danau Semitu, dan Danau Yate panorama_C25F4EBF_DEEB_4F3F_41DE_117388235BF7.subtitle = Jembatan Puri merupakan tempat penjualan ikan terbesar di Kota Sorong. Tempat ini menjadi salah satu sentral keluar masuknya ikan di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Di sinilah ratusan orang setiap hari bertemu untuk menjual atau membeli hasil perikanan tangkap yang beragam. Mulai dari tuna, teripang, rumput laut, dan berbagai ikan lainnya. panorama_CE3F32BC_DE14_D7C2_41D0_BE665A066707.subtitle = Jembatan Puri merupakan tempat penjualan ikan terbesar di Kota Sorong. Tempat ini menjadi salah satu sentral keluar masuknya ikan di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Di sinilah ratusan orang setiap hari bertemu untuk menjual atau membeli hasil perikanan tangkap yang beragam. Mulai dari tuna, teripang, rumput laut, dan berbagai ikan lainnya. panorama_F55E04D0_EFF5_DD82_41ED_7E0531DFD954.subtitle = Jembatan Puri merupakan tempat penjualan ikan terbesar di Kota Sorong. Tempat ini menjadi salah satu sentral keluar masuknya ikan di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Di sinilah ratusan orang setiap hari bertemu untuk menjual atau membeli hasil perikanan tangkap yang beragam. Mulai dari tuna, teripang, rumput laut, dan berbagai ikan lainnya. panorama_C7110C86_DEEB_D3CE_41B1_30D6F209C1FE.subtitle = Jembatan Puri merupakan tempat penjualan ikan terbesar di Kota Sorong. Tempat ini menjadi salah satu sentral keluar masuknya ikan di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Di sinilah ratusan orang setiap hari bertemu untuk menjual atau membeli hasil perikanan tangkap yang beragam. Mulai dari tuna, teripang, rumput laut, dan berbagai ikan lainnya. panorama_2B78B934_1A27_9E3A_41A0_2DC483E7C3CF.subtitle = KEK Sorong ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2016 sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pertama di tanah Papua. Penetapan KEK Sorong diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di timur Indonesia yang turut sejalan dengan salah satu prinsip Nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggiran. \ \ KEK Sorong berada di Distrik Mayamuk, dan dibangun di atas lahan seluas 523,7 Ha. KEK Sorong secara strategis berada pada jalur lintasan perdagangan internasional Asia Pasifik dan Australia. \ \ KEK Sorong yang terletak di Selat Sele memberikan keunggulan geoekonomi yaitu potensi di sektor perikanan dan perhubungan laut. \ \ Lokasi tersebut juga sangat strategis untuk pengembangan industri logistik, agro industri serta pertambangan. \ \ Berdasarkan potensi yang dimiliki, KEK Sorong dikembangkan dengan basis kegiatan industri galangan kapal, agro industri, industri pertambangan dan logistik panorama_2B783B1B_1A27_73EE_41A6_72544377C667.subtitle = KEK Sorong ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2016 sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pertama di tanah Papua. Penetapan KEK Sorong diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di timur Indonesia yang turut sejalan dengan salah satu prinsip Nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggiran. \ \ KEK Sorong berada di Distrik Mayamuk, dan dibangun di atas lahan seluas 523,7 Ha. KEK Sorong secara strategis berada pada jalur lintasan perdagangan internasional Asia Pasifik dan Australia. \ \ KEK Sorong yang terletak di Selat Sele memberikan keunggulan geoekonomi yaitu potensi di sektor perikanan dan perhubungan laut. \ \ Lokasi tersebut juga sangat strategis untuk pengembangan industri logistik, agro industri serta pertambangan. \ \ Berdasarkan potensi yang dimiliki, KEK Sorong dikembangkan dengan basis kegiatan industri galangan kapal, agro industri, industri pertambangan dan logistik panorama_3F184149_1A22_8E6A_418A_4AFBB9329E4B.subtitle = KEK Sorong ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2016 sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pertama di tanah Papua. Penetapan KEK Sorong diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di timur Indonesia yang turut sejalan dengan salah satu prinsip Nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggiran. \ \ KEK Sorong berada di Distrik Mayamuk, dan dibangun di atas lahan seluas 523,7 Ha. KEK Sorong secara strategis berada pada jalur lintasan perdagangan internasional Asia Pasifik dan Australia. \ \ KEK Sorong yang terletak di Selat Sele memberikan keunggulan geoekonomi yaitu potensi di sektor perikanan dan perhubungan laut. \ \ Lokasi tersebut juga sangat strategis untuk pengembangan industri logistik, agro industri serta pertambangan. \ \ Berdasarkan potensi yang dimiliki, KEK Sorong dikembangkan dengan basis kegiatan industri galangan kapal, agro industri, industri pertambangan dan logistik panorama_28273FC4_1A26_B25A_41AA_015E588C9FB1.subtitle = KEK Sorong ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2016 sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pertama di tanah Papua. Penetapan KEK Sorong diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di timur Indonesia yang turut sejalan dengan salah satu prinsip Nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggiran. \ \ KEK Sorong berada di Distrik Mayamuk, dan dibangun di atas lahan seluas 523,7 Ha. KEK Sorong secara strategis berada pada jalur lintasan perdagangan internasional Asia Pasifik dan Australia. \ \ KEK Sorong yang terletak di Selat Sele memberikan keunggulan geoekonomi yaitu potensi di sektor perikanan dan perhubungan laut. \ \ Lokasi tersebut juga sangat strategis untuk pengembangan industri logistik, agro industri serta pertambangan. \ \ Berdasarkan potensi yang dimiliki, KEK Sorong dikembangkan dengan basis kegiatan industri galangan kapal, agro industri, industri pertambangan dan logistik panorama_384F85F0_1AED_B63A_41A6_B6C7B55F39D2.subtitle = KEK Sorong ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2016 sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pertama di tanah Papua. Penetapan KEK Sorong diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di timur Indonesia yang turut sejalan dengan salah satu prinsip Nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggiran. \ \ KEK Sorong berada di Distrik Mayamuk, dan dibangun di atas lahan seluas 523,7 Ha. KEK Sorong secara strategis berada pada jalur lintasan perdagangan internasional Asia Pasifik dan Australia. \ \ KEK Sorong yang terletak di Selat Sele memberikan keunggulan geoekonomi yaitu potensi di sektor perikanan dan perhubungan laut. \ \ Lokasi tersebut juga sangat strategis untuk pengembangan industri logistik, agro industri serta pertambangan. \ \ Berdasarkan potensi yang dimiliki, KEK Sorong dikembangkan dengan basis kegiatan industri galangan kapal, agro industri, industri pertambangan dan logistik panorama_2B78ED9E_1A26_96E6_41A8_51DACD98B2D4.subtitle = KEK Sorong ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2016 sebagai Kawasan Ekonomi Khusus pertama di tanah Papua. Penetapan KEK Sorong diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di timur Indonesia yang turut sejalan dengan salah satu prinsip Nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggiran. \ \ KEK Sorong berada di Distrik Mayamuk, dan dibangun di atas lahan seluas 523,7 Ha. KEK Sorong secara strategis berada pada jalur lintasan perdagangan internasional Asia Pasifik dan Australia. \ \ KEK Sorong yang terletak di Selat Sele memberikan keunggulan geoekonomi yaitu potensi di sektor perikanan dan perhubungan laut. \ \ Lokasi tersebut juga sangat strategis untuk pengembangan industri logistik, agro industri serta pertambangan. \ \ Berdasarkan potensi yang dimiliki, KEK Sorong dikembangkan dengan basis kegiatan industri galangan kapal, agro industri, industri pertambangan dan logistik panorama_25BEE106_1A26_8FE6_41AE_512A26F87716.subtitle = Kabupaten Maybrat adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk pada tahun 2009 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sorong, yang memiliki luas wilayah 5.461,69 km². Kabupaten Maybrat terletak dibagian barat Pulau Papua. Hasil data pada Sensus Penduduk 2020, Maybrat memiliki penduduk sebanyak 42.991 jiwa (2020). Pusat pemerintahannya berada di Kumurkek, salah satu kampung di distrik Aifat. \ \ DEMOGRAFI \ \ Jumlah penduduk Kabupaten Maybrat pada tahun 2020 berjumlah 42.991 jiwa, dan pada pertengahan tahun 2024 sebanyak 46.093 jiwa. Sementara suku asli yang ada di Kabupaten Maybrat pada umumnya adalah suku Maybrat, dengan beberapa jenis sub-suku seperti Aifat, Aitinyo, Ayamaru, dan Mare. Sementara ada juga beberapa suku lain, yang bekerja untuk pemerintahan dan juga pedagang. Untuk bidang keagamaan, 98,65% penduduk Maybrat memeluk agama Kekristenan, dengan mayoritas Protestan sebanyak 79,56% dan Katolik sebanyak 19,09%. Serta sebagian kecil beragama Islam yakni 1,33% dan Hindu 0,02% \ \ PARIWISATA \ \ Gunung Petik Bintang: Pemberian nama untuk gunung ini didasarkan kegiatan umum wisatawan di gunung ini yaitu melihat bintang-bintang di langit, selain itu pemandangan lain berupa keindahan pemandangan Kabupaten Maybrat di malam hari dari ketinggian, matahari terbit, dan terbenam. Lokasi ini bisa diakses menggunakan Jalan Trans-Papua kilometer 259 antara Sorong (km 0) menuju arah Manokwari. \ \ Danau Uter: Danau Uter merupakan danau yang terletak di daerah pegunungan dan lembah. Tepatnya danau ini terletak di Kampung Sris. Akses menuju lokasi wisata ini dapat ditempuh lewat perjalanan udara dari bandara Kambuaya selama 60 menit kurang lebih. \ \ Danau Ayamaru: Danau ini terletak di Distrik Ayamaru, ditinjau dari jenisnya, Danau Ayamaru merupakan danau karst (danau yang terbentuk karena pelarutan pegunungan kapur). Danau ini terdiri dari tiga buah danau kecil (Yate, Semitu, dan Jaw). Ketiga buah sungai ini menciptakan kaskade dan memiliki luas 980 hektar. Danau ini juga dipercaya sebagai danau tempat tinggal nenek moyang leluhur Suku Maybrat. Akses menuju danau ini dapat dilewati dengan mudah menggunakan kendaraan roda empat ataupun kendaraan beroda dua. Jarak antara danau Ayamaru dengan pusat Kota Kumurkek adalah berkisar antara 1 jam 20 menit. Danau Ayamaru juga merupakn habitat beberapa spesies endemik ikan pelangi Irian. \ \ Danau Framu terkenal sebagai danau anakan dari Danau Ayamaru. Sebagai danau anakan, artinya lokasi dari Danau Framu juga masih ada dalam satu wilayah dengan Danau Ayamaru. Itulah kenapa masyarakat sekitar sering menyebut Danau Frama ini sebagai Kolam Framu. Daya tarik dari Danau Framu ini terletak pada airnya yang jernih dan bening. Danau Framu memiliki air yang jernih sehingga cahaya matahari bisa memungkinkan proses fotosintetis pada seluruh kolom air dan menyebabkan air tampak hijau toska. \ \ Kali Kaca adalah salah satu destinasi wisata di distrik Ayamaru, sekitar 6 jam dari Sorong. Tempat ini bukan lagi destinasi yang asing untuk masyarakat lokal namun belum banyak pengunjung dari luar daerah, bahkan mancanegara, yang mengetahui tempat ini. Air yang mengalir di Kali Kaca ini kebiruan dan sangat jernih. Saking jernihnya, kamu bisa melihat bagian dasar sungai dengan mudah. Mengingat tempat ini belum tersentuh pengembang, fasilitas yang ada masih sangat terbatas. \ \ Kali Ombak ini berada di Kampung Seni, Distrik Mare. Masyarakat Kampung Seni menyebut Kali itu sebagai Kali ombak. Sebab Kali yang berada tepat di pinggiran jalan umum memiliki gelombang seperti seolah-olah menyerupai ombak di laut. Penduduk asli di Kampung Seni menjaga Kali Ombak, hutan alam, kali, air dan margasatwa lainnya. Hal inilah yang patut dicontoh agar hutan dan alam tetap lestari, terpelihara hingga anak cucu. Ternyata benar, ada Kali yang memiliki ombak yang sangat dasyat hanya ada di Kampung Seni Mare Maybrat. \ \ Goa Alam Mare: Goa yang terletak di Distrik Mare ini memang masih belum digali secara maksimal potensinya sebagai objek wisata. Sempat ada wacana yang menyatakan bahwa Goa Alam Mare dan lingkungan di sekitarnya akan dikembangkan sebagai sebuah taman wisata alam (Geo Park). Terlepas dari kabar seputar Goa Alam Mere, goa ini terletak di kawasan hutan yang masih sangat asri. Akses menuju Goa Alam Mare pun hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Andapun harus berhati-hati lantaran medan tracking route yang harus Anda hadapi cukup menantang. \ \ Kampung Wisata Budaya Ayata merupakan sebuah kampung di Distrik Aifat Timur Tengah. Masyarakat di Kampung Ayata terkenal sebagai masyarakat madani yang menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Meskipun demikian, masyarakat ini juga menerima perubahan zaman, terutama modernisasi. Salah satu hal menarik dari kampung budaya ini adalah keberadaan rumah tradisional berupa rumah pohon, bagi masyarakat Ayata rumah ini digunakan sebagai tempat beristirahat melepas penat dari pekerjaan seperti bertani dan bercocok tanam, selain itu juga untuk menghindari serangan hewan buas. panorama_5A456DE3_1A27_765E_41AC_14BB6D0664AF.subtitle = Kabupaten Maybrat adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk pada tahun 2009 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sorong, yang memiliki luas wilayah 5.461,69 km². Kabupaten Maybrat terletak dibagian barat Pulau Papua. Hasil data pada Sensus Penduduk 2020, Maybrat memiliki penduduk sebanyak 42.991 jiwa (2020). Pusat pemerintahannya berada di Kumurkek, salah satu kampung di distrik Aifat. \ \ DEMOGRAFI \ \ Jumlah penduduk Kabupaten Maybrat pada tahun 2020 berjumlah 42.991 jiwa, dan pada pertengahan tahun 2024 sebanyak 46.093 jiwa. Sementara suku asli yang ada di Kabupaten Maybrat pada umumnya adalah suku Maybrat, dengan beberapa jenis sub-suku seperti Aifat, Aitinyo, Ayamaru, dan Mare. Sementara ada juga beberapa suku lain, yang bekerja untuk pemerintahan dan juga pedagang. Untuk bidang keagamaan, 98,65% penduduk Maybrat memeluk agama Kekristenan, dengan mayoritas Protestan sebanyak 79,56% dan Katolik sebanyak 19,09%. Serta sebagian kecil beragama Islam yakni 1,33% dan Hindu 0,02% \ \ PARIWISATA \ \ Gunung Petik Bintang: Pemberian nama untuk gunung ini didasarkan kegiatan umum wisatawan di gunung ini yaitu melihat bintang-bintang di langit, selain itu pemandangan lain berupa keindahan pemandangan Kabupaten Maybrat di malam hari dari ketinggian, matahari terbit, dan terbenam. Lokasi ini bisa diakses menggunakan Jalan Trans-Papua kilometer 259 antara Sorong (km 0) menuju arah Manokwari. \ \ Danau Uter: Danau Uter merupakan danau yang terletak di daerah pegunungan dan lembah. Tepatnya danau ini terletak di Kampung Sris. Akses menuju lokasi wisata ini dapat ditempuh lewat perjalanan udara dari bandara Kambuaya selama 60 menit kurang lebih. \ \ Danau Ayamaru: Danau ini terletak di Distrik Ayamaru, ditinjau dari jenisnya, Danau Ayamaru merupakan danau karst (danau yang terbentuk karena pelarutan pegunungan kapur). Danau ini terdiri dari tiga buah danau kecil (Yate, Semitu, dan Jaw). Ketiga buah sungai ini menciptakan kaskade dan memiliki luas 980 hektar. Danau ini juga dipercaya sebagai danau tempat tinggal nenek moyang leluhur Suku Maybrat. Akses menuju danau ini dapat dilewati dengan mudah menggunakan kendaraan roda empat ataupun kendaraan beroda dua. Jarak antara danau Ayamaru dengan pusat Kota Kumurkek adalah berkisar antara 1 jam 20 menit. Danau Ayamaru juga merupakn habitat beberapa spesies endemik ikan pelangi Irian. \ \ Danau Framu terkenal sebagai danau anakan dari Danau Ayamaru. Sebagai danau anakan, artinya lokasi dari Danau Framu juga masih ada dalam satu wilayah dengan Danau Ayamaru. Itulah kenapa masyarakat sekitar sering menyebut Danau Frama ini sebagai Kolam Framu. Daya tarik dari Danau Framu ini terletak pada airnya yang jernih dan bening. Danau Framu memiliki air yang jernih sehingga cahaya matahari bisa memungkinkan proses fotosintetis pada seluruh kolom air dan menyebabkan air tampak hijau toska. \ \ Kali Kaca adalah salah satu destinasi wisata di distrik Ayamaru, sekitar 6 jam dari Sorong. Tempat ini bukan lagi destinasi yang asing untuk masyarakat lokal namun belum banyak pengunjung dari luar daerah, bahkan mancanegara, yang mengetahui tempat ini. Air yang mengalir di Kali Kaca ini kebiruan dan sangat jernih. Saking jernihnya, kamu bisa melihat bagian dasar sungai dengan mudah. Mengingat tempat ini belum tersentuh pengembang, fasilitas yang ada masih sangat terbatas. \ \ Kali Ombak ini berada di Kampung Seni, Distrik Mare. Masyarakat Kampung Seni menyebut Kali itu sebagai Kali ombak. Sebab Kali yang berada tepat di pinggiran jalan umum memiliki gelombang seperti seolah-olah menyerupai ombak di laut. Penduduk asli di Kampung Seni menjaga Kali Ombak, hutan alam, kali, air dan margasatwa lainnya. Hal inilah yang patut dicontoh agar hutan dan alam tetap lestari, terpelihara hingga anak cucu. Ternyata benar, ada Kali yang memiliki ombak yang sangat dasyat hanya ada di Kampung Seni Mare Maybrat. \ \ Goa Alam Mare: Goa yang terletak di Distrik Mare ini memang masih belum digali secara maksimal potensinya sebagai objek wisata. Sempat ada wacana yang menyatakan bahwa Goa Alam Mare dan lingkungan di sekitarnya akan dikembangkan sebagai sebuah taman wisata alam (Geo Park). Terlepas dari kabar seputar Goa Alam Mere, goa ini terletak di kawasan hutan yang masih sangat asri. Akses menuju Goa Alam Mare pun hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Andapun harus berhati-hati lantaran medan tracking route yang harus Anda hadapi cukup menantang. \ \ Kampung Wisata Budaya Ayata merupakan sebuah kampung di Distrik Aifat Timur Tengah. Masyarakat di Kampung Ayata terkenal sebagai masyarakat madani yang menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Meskipun demikian, masyarakat ini juga menerima perubahan zaman, terutama modernisasi. Salah satu hal menarik dari kampung budaya ini adalah keberadaan rumah tradisional berupa rumah pohon, bagi masyarakat Ayata rumah ini digunakan sebagai tempat beristirahat melepas penat dari pekerjaan seperti bertani dan bercocok tanam, selain itu juga untuk menghindari serangan hewan buas. panorama_25BD9ED9_1A26_926D_419D_B7BCDFC75905.subtitle = Kabupaten Maybrat adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk pada tahun 2009 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sorong, yang memiliki luas wilayah 5.461,69 km². Kabupaten Maybrat terletak dibagian barat Pulau Papua. Hasil data pada Sensus Penduduk 2020, Maybrat memiliki penduduk sebanyak 42.991 jiwa (2020). Pusat pemerintahannya berada di Kumurkek, salah satu kampung di distrik Aifat. \ \ DEMOGRAFI \ \ Jumlah penduduk Kabupaten Maybrat pada tahun 2020 berjumlah 42.991 jiwa, dan pada pertengahan tahun 2024 sebanyak 46.093 jiwa. Sementara suku asli yang ada di Kabupaten Maybrat pada umumnya adalah suku Maybrat, dengan beberapa jenis sub-suku seperti Aifat, Aitinyo, Ayamaru, dan Mare. Sementara ada juga beberapa suku lain, yang bekerja untuk pemerintahan dan juga pedagang. Untuk bidang keagamaan, 98,65% penduduk Maybrat memeluk agama Kekristenan, dengan mayoritas Protestan sebanyak 79,56% dan Katolik sebanyak 19,09%. Serta sebagian kecil beragama Islam yakni 1,33% dan Hindu 0,02% \ \ PARIWISATA \ \ Gunung Petik Bintang: Pemberian nama untuk gunung ini didasarkan kegiatan umum wisatawan di gunung ini yaitu melihat bintang-bintang di langit, selain itu pemandangan lain berupa keindahan pemandangan Kabupaten Maybrat di malam hari dari ketinggian, matahari terbit, dan terbenam. Lokasi ini bisa diakses menggunakan Jalan Trans-Papua kilometer 259 antara Sorong (km 0) menuju arah Manokwari. \ \ Danau Uter: Danau Uter merupakan danau yang terletak di daerah pegunungan dan lembah. Tepatnya danau ini terletak di Kampung Sris. Akses menuju lokasi wisata ini dapat ditempuh lewat perjalanan udara dari bandara Kambuaya selama 60 menit kurang lebih. \ \ Danau Ayamaru: Danau ini terletak di Distrik Ayamaru, ditinjau dari jenisnya, Danau Ayamaru merupakan danau karst (danau yang terbentuk karena pelarutan pegunungan kapur). Danau ini terdiri dari tiga buah danau kecil (Yate, Semitu, dan Jaw). Ketiga buah sungai ini menciptakan kaskade dan memiliki luas 980 hektar. Danau ini juga dipercaya sebagai danau tempat tinggal nenek moyang leluhur Suku Maybrat. Akses menuju danau ini dapat dilewati dengan mudah menggunakan kendaraan roda empat ataupun kendaraan beroda dua. Jarak antara danau Ayamaru dengan pusat Kota Kumurkek adalah berkisar antara 1 jam 20 menit. Danau Ayamaru juga merupakn habitat beberapa spesies endemik ikan pelangi Irian. \ \ Danau Framu terkenal sebagai danau anakan dari Danau Ayamaru. Sebagai danau anakan, artinya lokasi dari Danau Framu juga masih ada dalam satu wilayah dengan Danau Ayamaru. Itulah kenapa masyarakat sekitar sering menyebut Danau Frama ini sebagai Kolam Framu. Daya tarik dari Danau Framu ini terletak pada airnya yang jernih dan bening. Danau Framu memiliki air yang jernih sehingga cahaya matahari bisa memungkinkan proses fotosintetis pada seluruh kolom air dan menyebabkan air tampak hijau toska. \ \ Kali Kaca adalah salah satu destinasi wisata di distrik Ayamaru, sekitar 6 jam dari Sorong. Tempat ini bukan lagi destinasi yang asing untuk masyarakat lokal namun belum banyak pengunjung dari luar daerah, bahkan mancanegara, yang mengetahui tempat ini. Air yang mengalir di Kali Kaca ini kebiruan dan sangat jernih. Saking jernihnya, kamu bisa melihat bagian dasar sungai dengan mudah. Mengingat tempat ini belum tersentuh pengembang, fasilitas yang ada masih sangat terbatas. \ \ Kali Ombak ini berada di Kampung Seni, Distrik Mare. Masyarakat Kampung Seni menyebut Kali itu sebagai Kali ombak. Sebab Kali yang berada tepat di pinggiran jalan umum memiliki gelombang seperti seolah-olah menyerupai ombak di laut. Penduduk asli di Kampung Seni menjaga Kali Ombak, hutan alam, kali, air dan margasatwa lainnya. Hal inilah yang patut dicontoh agar hutan dan alam tetap lestari, terpelihara hingga anak cucu. Ternyata benar, ada Kali yang memiliki ombak yang sangat dasyat hanya ada di Kampung Seni Mare Maybrat. \ \ Goa Alam Mare: Goa yang terletak di Distrik Mare ini memang masih belum digali secara maksimal potensinya sebagai objek wisata. Sempat ada wacana yang menyatakan bahwa Goa Alam Mare dan lingkungan di sekitarnya akan dikembangkan sebagai sebuah taman wisata alam (Geo Park). Terlepas dari kabar seputar Goa Alam Mere, goa ini terletak di kawasan hutan yang masih sangat asri. Akses menuju Goa Alam Mare pun hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Andapun harus berhati-hati lantaran medan tracking route yang harus Anda hadapi cukup menantang. \ \ Kampung Wisata Budaya Ayata merupakan sebuah kampung di Distrik Aifat Timur Tengah. Masyarakat di Kampung Ayata terkenal sebagai masyarakat madani yang menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Meskipun demikian, masyarakat ini juga menerima perubahan zaman, terutama modernisasi. Salah satu hal menarik dari kampung budaya ini adalah keberadaan rumah tradisional berupa rumah pohon, bagi masyarakat Ayata rumah ini digunakan sebagai tempat beristirahat melepas penat dari pekerjaan seperti bertani dan bercocok tanam, selain itu juga untuk menghindari serangan hewan buas. panorama_F993AD80_EA75_D999_41E8_F68523435D28.subtitle = Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai. Kabupaten ini memiliki 610 pulau, termasuk kepulauan Raja Ampat. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama. Kabupaten ini memiliki total luas 67.379,60 km² dengan rincian luas daratan 7.559,60 km² dan luas lautan 59.820,00 km². \ \ Kabupaten Raja Ampat dideklarasikan sebagai kabupaten baru, berdasarkan UU No. 26 tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Sarmi, Kabupaten Kerom, Kabupaten Sorong Selatan, dan Kabupaten Raja Ampat, tanggal 3 Mei tahun 2002. Kabupaten Raja Ampat merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Sorong dan termasuk salah satu dari 14 kabupaten baru di Tanah Papua. Pusat pemerintahan berada di Waisai, Distrik Waigeo Selatan, sekitar 36 mil dari Kota Sorong. Kepemerintahan di kabupaten ini baru berlangsung efektif pada tanggal 09 Mei 2003 yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Gubernur Papua, Alm. Drs. Yaap Salosa. \ \ GEOGRAFI \ \ Kabupaten Raja Ampat adalah kabupaten yang wilayahnya sebagian besar terdiri dari gugusan pulau yang terletak pada posisi 2°25′ lintang utara – 4°25′ lintang selatan dan 130° – 132° 55’ bujur timur. Kabupaten ini memiliki luas wilayah ±6.084,5 km². Kabupaten ini terdiri dari kurang lebih 600 buah pulau besar dan kecil, yang termasuk ke dalam pulau besar diantaranya adalah Pulau Salawati; Pulau Butanta; Pulau Misool dan Pulau Waigeo yang merupakan pulau non vulkanik, berbukit-bukit yang sebagian besar ditutupi oleh hutan hujan tropis yang lebat. Sedangkan pulau-pulau kecil yang tersebar di antara pulau besar tersebut ada yang merupakan pulau karang dan pulau non vulkanik yang banyak ditumbuhi oleh pohon kelapa dan semak belukar. \ \ BATAS WILAYAH \ - Utara : Samudera Pasifik \ - Timur : Kota Sorong & Kabupaten Sorong \ - Selatan : Laut Seram \ - Barat : Laut Seram & Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara \ \ TOPOGRAFI \ \ Kabupaten Raja Ampat sebagai wilayah kepulauan, maka memiliki wilayah daratan yang relatif tidak besar dan pada umumnya topografi daerahnya didominasi oleh wilayah perbukitan yang masih dipenuhi dengan hutan alami. Sedangkan wilayah pesisir pantai memiliki karakteristik yang beragam seperti pantai landai berpasir hitam, pantai landai berpasir putih dengan terumbu karang yang sudah rusak sampai dengan yang masih perawan, pantai dalam dan hutan mangrove. \ \ Pulau Waigeo, Pulau Salawati, Pulau Batanta dan Pulau Misool merupakan pulau non-vulkanik yang berbukit-bukit dan sebagian besar masih ditutupi oleh hutan hujan tropis yang cukup lebat. Di Pulau Waigeo terdapat gunung Nokh dengan ketinggian 715 mdpl. Sedangkan pulau-pulau kecil yang tersebar di antara empat kepulauan tersebut ada yang berupa pulau karang dan pulau non vulkanik, pulau-pulau kecil tersebut pada umumnya ditumbuhi oleh tanaman kelapa, semak-belukar dan pohon-pohon kecil. \ \ Kemiringan lahan wilayah perencanaan merupakan lahan dengan kemiringan antara 0% sampai dengan di atas 40%. Sebagian wilayah berupa pegunungan daerah lereng-lereng yang curam seperti di Pulau Batanta, Pulau Waigeo, dan Pulau Salawati. Daerah pegunungan ini dapat mencapai 100 – 300 meter di atas permukaan laut. Wilayah dengan ketinggian di bawah 100 meter dpl umumnya terdapat pada Pulau Salawati bagian selatan. Jika dilihat dari fisiografinya, maka Kabupaten Raja Ampat bagian utara, yaitu Pulau Waigeo dan sebagian Pulau Batanta didominasi oleh pegunungan. Sedangkan pada bagian tengah terutama Pulau Salawati cukup luas daerah datarnya. Untuk Pulau Misool walaupun sebagian besar daerahnya pegunungan, tetapi pada bagian tengah pulau terdapat daerah yang datar. \ \ GEOLOGI DAN HIDROLOGI \ \ Kondisi geologi Kabupaten Raja ampat didominasi oleh formasi batuan kapur yang terbentuk pada masa kuarter. Jenis tanah yang ada disusun oleh batuan dabas, neogen dan terdapat batu gamping yang membentuk bukit-bukit rendah. Pada umumnya batu gamping tersebut bersifat padat dan mengandung pasir seperti batu gamping facet, daram, atkari, zaag, openta, sagewin, dan bogal. Sumber utama batu gamping berasal dari terumbu gamping yang berasal dari binatang laut. \ \ Perbedaan posisi pembentukan batuan ini menimbulkan perbedaan dalam proses sedimentasinya sehingga terbentuk berbagai macam batu gamping tersebut. Jenis batuan lain di wilayah ini adalah batuan sedimen konglomerat yang penyusunannya terdiri dari balian yang tahan lapuk yaitu berupa konglomerat aneka bahan. Batuan breksi yeffman dengan butiran yang lebih besar, fragmen menyudut yang umumnya terdiri dari fragmen batuan hasil rombakan, dalam massa dasar yang lebih halus atau tersemenkan. \ \ Golongan batuan sedimen berupa pasir juga terdapat di wilayah ini dengan kiasifikasi batu pasir dalam. Batuan sedimen serpih yang mempunyai sifat seperti lempung. Batuan serpih di mana pada bidang-bidang lapisan memperlihatkan belahan yang menyerpih dengan klasifikasi serpih lebih juga terdapat di wilayah ini. Beberapa formasi batuan yang terdapat di wilayah ini adalah Formasi Yaben, Formasi Klasafet, Formasi Waigeo, Formasi Rumai, Formasi Yarefl, Formasi Demu, dan Formasi Fafanlaf. Batu metamorf yang ada adalah batuan malihan ligu sedangkan batuan beku terdapat di batuan gunung api Batanta dan batuan Gunung Dore. \ \ Kondisi air wilayah perencanaan secara umum masih baik karena kondisi alam yang masih alami. Beberapa sungai yang cukup besar terdapat di Pulau Waigeo di antaranya adalah Sungai Bayon dengan panjang ± 4 km dan Sungai Kamtabai, dan Sungai Kasim di Pulau Misool bagian barat. Bila dilihat potensi air tanahnya, sebagian besar wilayah daratan di Kabupaten Raja Ampat tidak memiliki air tanah tawar kecuali di pulau-pulau besar seperti Pulau Waigeo, Salawati, dan Misool. \ \ IKLIM \ \ Berdasarkan klasifikasi iklim Koppen, wilayah Kabupaten Raja Ampat beriklim hutan hujan tropis (Af) dengan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun. Curah hujan maksimum di wilayah ini berlangsung pada periode Mei–Juli dengan curah hujan bulanan lebih dari 220 mm per bulan. Curah hujan tahunan di wilayah Raja Ampat berkisar antara 2.000–3.000 mm per tahun dengan j umlah hari hujan di wilayah ini berkisar antara 170–230 hari hujan per tahun. Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 22°–33 °C dengan tingkat kelembapan nisbi ±83% panorama_58429260_1A65_925B_41AA_FC997B69E5CF.subtitle = Kabupaten Sorong Selatan adalah sebuah kabupaten di provinsi Papua Barat Daya, Indonesia yang merupakan pemekaran Kabupaten Sorong. Luas daratannya adalah 7.789,92 km². \ \ Jumlah penduduk yang teregistrasi di kabupaten ini pada pertengahan tahun 2024 berjumlah 55.904 jiwa. Ibukota Kabupaten Sorong Selatan adalah Teminabuan panorama_57B8BD77_1A65_9626_41AD_7FEBF1C3FA29.subtitle = Kabupaten Sorong Selatan adalah sebuah kabupaten di provinsi Papua Barat Daya, Indonesia yang merupakan pemekaran Kabupaten Sorong. Luas daratannya adalah 7.789,92 km². Jumlah penduduk yang teregistrasi di kabupaten ini pada pertengahan tahun 2024 berjumlah 55.904 jiwa. Ibukota Kabupaten Sorong Selatan adalah Teminabuan panorama_3B5D5C66_1AED_9626_41A0_4AF51545C949.subtitle = Kabupaten Sorong adalah sebuah kabupaten di provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di distrik Aimas. Kabupaten ini merupakan salah satu penghasil minyak utama di Indonesia. Kawasan perairannya dikenal sebagai habitat penyu belimbing (Dermochelys coriacea vandelli). \ \ Kabupaten Sorong memiliki luas wilayah 13.075,28 km², daerah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Raja Ampat di sebelah utara, Kota Sorong di sebelah barat, Kabupaten Sorong Selatan di sebelah selatan, serta Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Maybrat di sebelah timur. Populasi penduduk kabupaten Sorong pada pertengahan tahun 2024 berjumlah 128.157 jiwa, dan kabupaten ini memiliki 30 distrik, dengan 26 kelurahan dan 226 desa atau kampung. \ \ Wilayah cakupan Kabupaten Sorong dahulu mencakup seluruh wilayah Papua Barat Daya. Artinya, Kabupaten Sorong melahirkan kabupaten dan kota yang menyusun Papua Barat Daya sekarang yang terdiri dari Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Tambrauw, Raja Ampat, dan Kota Sorong. Kota Sorong dulunya juga merupakan ibukota dari Kabupaten Sorong sebelum berpindah ke Aimas. Karena hal itu, Papua Barat Daya juga sering disebut dengan Sorong Raya. \ \ GEOGRAFIS \ \ Kabupaten Sorong terletak di bagian Barat Provinsi Papua Barat Daya dengan luas wilayah setelah pembentukan kabupaten Tanbrauw 13.075,28 km² yang terbagi dalam wilayah daratan seluas 8.457 km² dan wilayah lautan seluas 4.618,28 km² (berdasarkan pembacaan pada Peta Rupa Bumi Bakosurtanal skala 1:250.000). Letak geografis Kabupaten Sorong adalah: 130o 40’ 49” – 132o 13’ 48” BT dan 00o 33’ 42” – 01o 35’ 29” LS. Wilayah administrasi Pemerintahan Kabupaten Sorong terdiri dari 19 distrik, 18 kelurahan, dan 149 desa/kampung. \ \ BATAS WILAYAH \ \ - sebelah utara : Samudera Pasifik dan Selat Dampir \ - sebelah timur : Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Sorong Selatan \ - sebelah selatan : Laut Seram \ - sebelah barat : Kota Sorong, Kabupaten Raja Ampat dan Laut Seram \ \ INDUSTRI \ \ Kabupaten Sorong merupakan lokasi berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus Sorong. Ini merupakan kawasan ekonomi tempat pengolahan dan hilirisasi industri. \ \ PARIWISATA \ \ Objek wisata di kabupaten Sorong terdiri dari objek wisata alam dan bahari. Objek wisata bahari tersebut meliputi : \ \ Wisata Pantai Mailan Makbon, di Distrik Makbon, yang mencakup tanjung dan pantai di Teluk Dore, dengan panorama pasir dan view ke laut lepas Samudera Pasifik, dan pada lokasi ini terdapat juga Tugu Injil; \ \ Wisata Pulau UM, di Kampung Malaumkarta, distrik Makbon, dengan panorama pasir putih, terumbu karang, burung kelelawar dan burung camar. \ \ Objek wisata alam air panas, di Kampung Klayili, Distrik Makbon, dengan panorama hutan yang lebat dan beraneka ragam jenis tumbuhan tropis serta jenis burung yang silih berganti datang dari sumber pemandian air panas. panorama_32BA75B1_1AE7_763A_418F_DEF30E312C94.subtitle = Kabupaten Sorong adalah sebuah kabupaten di provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di distrik Aimas. Kabupaten ini merupakan salah satu penghasil minyak utama di Indonesia. Kawasan perairannya dikenal sebagai habitat penyu belimbing (Dermochelys coriacea vandelli). \ \ Kabupaten Sorong memiliki luas wilayah 13.075,28 km², daerah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Raja Ampat di sebelah utara, Kota Sorong di sebelah barat, Kabupaten Sorong Selatan di sebelah selatan, serta Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Maybrat di sebelah timur. Populasi penduduk kabupaten Sorong pada pertengahan tahun 2024 berjumlah 128.157 jiwa, dan kabupaten ini memiliki 30 distrik, dengan 26 kelurahan dan 226 desa atau kampung. \ \ Wilayah cakupan Kabupaten Sorong dahulu mencakup seluruh wilayah Papua Barat Daya. Artinya, Kabupaten Sorong melahirkan kabupaten dan kota yang menyusun Papua Barat Daya sekarang yang terdiri dari Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Tambrauw, Raja Ampat, dan Kota Sorong. Kota Sorong dulunya juga merupakan ibukota dari Kabupaten Sorong sebelum berpindah ke Aimas. Karena hal itu, Papua Barat Daya juga sering disebut dengan Sorong Raya. \ \ GEOGRAFIS \ \ Kabupaten Sorong terletak di bagian Barat Provinsi Papua Barat Daya dengan luas wilayah setelah pembentukan kabupaten Tanbrauw 13.075,28 km² yang terbagi dalam wilayah daratan seluas 8.457 km² dan wilayah lautan seluas 4.618,28 km² (berdasarkan pembacaan pada Peta Rupa Bumi Bakosurtanal skala 1:250.000). Letak geografis Kabupaten Sorong adalah: 130o 40’ 49” – 132o 13’ 48” BT dan 00o 33’ 42” – 01o 35’ 29” LS. Wilayah administrasi Pemerintahan Kabupaten Sorong terdiri dari 19 distrik, 18 kelurahan, dan 149 desa/kampung. \ \ BATAS WILAYAH \ \ - sebelah utara : Samudera Pasifik dan Selat Dampir \ - sebelah timur : Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Sorong Selatan \ - sebelah selatan : Laut Seram \ - sebelah barat : Kota Sorong, Kabupaten Raja Ampat dan Laut Seram \ \ INDUSTRI \ \ Kabupaten Sorong merupakan lokasi berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus Sorong. Ini merupakan kawasan ekonomi tempat pengolahan dan hilirisasi industri. \ \ PARIWISATA \ \ Objek wisata di kabupaten Sorong terdiri dari objek wisata alam dan bahari. Objek wisata bahari tersebut meliputi : \ \ Wisata Pantai Mailan Makbon, di Distrik Makbon, yang mencakup tanjung dan pantai di Teluk Dore, dengan panorama pasir dan view ke laut lepas Samudera Pasifik, dan pada lokasi ini terdapat juga Tugu Injil; \ \ Wisata Pulau UM, di Kampung Malaumkarta, distrik Makbon, dengan panorama pasir putih, terumbu karang, burung kelelawar dan burung camar. \ \ Objek wisata alam air panas, di Kampung Klayili, Distrik Makbon, dengan panorama hutan yang lebat dan beraneka ragam jenis tumbuhan tropis serta jenis burung yang silih berganti datang dari sumber pemandian air panas. panorama_3F4C7158_1A22_8E6A_41B1_566E1363AFD5.subtitle = Kabupaten Sorong memiliki potensi di sektor pertanian utamanya untuk komoditas jagung. Pada 24 Januari 2024, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, mencatat panen jagung sebanyak 112 ton. \ \ Komoditas jagung di Kabupaten Sorong memungkinkan untuk diolah di Kawasan Ekonomi Khusus Sorong panorama_5D97714F_1A62_8E66_418A_A43E1265418E.subtitle = Kabupaten Tambrauw adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat Daya, Indonesia yang terbentuk di tahun 2008. Pusat pemerintahan atau ibukota berada di Fef. \ \ Kabupaten Tambrauw terletak di Pegunungan Tambrauw, wilayahnya baik di daratan maupun di lautan masih sangat asri sehingga Pemerintah Daerah mendeklarasikan Tambrauw sebagai Kabupaten Konservasi. \ \ Kabupaten Tambrauw adalah kabupaten terbesar di provinsi Papua barat daya berdasarkan luas wilayahnya. Bahasa Abun adalah bahasa asli yang dituturkan oleh suku Abun di kabupaten Tambrauw, Ethnologue dan Glottolog mengelompokkannya sebagai bahasa isolat yang tidak berkaitan dengan bahasa bahasa lain di Papua. \ \ TOPOGRAFI \ \ Kondisi topografi Kabupaten Tambrauw sangat bervariasi, dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Berdasarkan interpretasi dari The Advace Spaceborne Thermal Emision and Reflection Radioeter (ASTER) Global Digital Elevation Model (GDEM) versi 2 yang dirilis pada tahun 2011, Kabupaten Tambrauw berada pada ketinggian 0 - 2.431 mdpl dan didominasi oleh wilayah yang bergunung curam (kelerengan 40% hingga 60%) dan sangat curam (kelerengan > 60%). \ \ Daerah dataran rendah yang cukup luas tersebar di wilayah Distrik Sausapor, Distrik Kwoor dan Distrik Abun. Sementara daerah perbukitan dan pegunungan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tambrauw. \ \ Karakteristik tanah di Kabupaten Tambrauw mayoritas bertekstur halus sebesar 84,20 persen. Sementara tekstur tanah agak halus, sedang, agak kasar dan kasar tersebar di 15,80 persen wilayah Kabupaten Tambrauw. \ \ IKLIM \ \ Rata-rata suhu di Kabupaten Tambrauw di tahun 2021 berkisar antara 22,4°C hingga 33,9°C. Rata-rata suhu masih tergolong sejuk dan berada pada suasana yang pas untuk daerah beriklim tropis. Suhu maksimal terjadi di bulan November tahun 2021 yang mencapai 33,9°C sementara suhu minimum terjadi di bulan Desember tahun 2021 yang berada pada suhu 22,4°C. Suhu di atas lautan akan berubah secara perlahan-lahan, sementara suhu di daratan lebih cepat berubah dibanding suhu di permukaan laut. panorama_5A8FFEDC_1A62_926A_4183_3FD2A9BC23E8.subtitle = Kabupaten Tambrauw adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat Daya, Indonesia yang terbentuk di tahun 2008. Pusat pemerintahan atau ibukota berada di Fef. \ \ Kabupaten Tambrauw terletak di Pegunungan Tambrauw, wilayahnya baik di daratan maupun di lautan masih sangat asri sehingga Pemerintah Daerah mendeklarasikan Tambrauw sebagai Kabupaten Konservasi. \ \ Kabupaten Tambrauw adalah kabupaten terbesar di provinsi Papua barat daya berdasarkan luas wilayahnya. Bahasa Abun adalah bahasa asli yang dituturkan oleh suku Abun di kabupaten Tambrauw, Ethnologue dan Glottolog mengelompokkannya sebagai bahasa isolat yang tidak berkaitan dengan bahasa bahasa lain di Papua. \ \ TOPOGRAFI \ \ Kondisi topografi Kabupaten Tambrauw sangat bervariasi, dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Berdasarkan interpretasi dari The Advace Spaceborne Thermal Emision and Reflection Radioeter (ASTER) Global Digital Elevation Model (GDEM) versi 2 yang dirilis pada tahun 2011, Kabupaten Tambrauw berada pada ketinggian 0 - 2.431 mdpl dan didominasi oleh wilayah yang bergunung curam (kelerengan 40% hingga 60%) dan sangat curam (kelerengan > 60%). \ \ Daerah dataran rendah yang cukup luas tersebar di wilayah Distrik Sausapor, Distrik Kwoor dan Distrik Abun. Sementara daerah perbukitan dan pegunungan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tambrauw. Karakteristik tanah di Kabupaten Tambrauw mayoritas bertekstur halus sebesar 84,20 persen. Sementara tekstur tanah agak halus, sedang, agak kasar dan kasar tersebar di 15,80 persen wilayah Kabupaten Tambrauw. \ \ IKLIM \ \ Rata-rata suhu di Kabupaten Tambrauw di tahun 2021 berkisar antara 22,4°C hingga 33,9°C. Rata-rata suhu masih tergolong sejuk dan berada pada suasana yang pas untuk daerah beriklim tropis. Suhu maksimal terjadi di bulan November tahun 2021 yang mencapai 33,9°C sementara suhu minimum terjadi di bulan Desember tahun 2021 yang berada pada suhu 22,4°C. Suhu di atas lautan akan berubah secara perlahan-lahan, sementara suhu di daratan lebih cepat berubah dibanding suhu di permukaan laut. panorama_FA350537_EA3A_CEE7_41D1_B04CE9B8310E.subtitle = Kompleks kantor pemerintahan Kabupaten Raja Ampat panorama_FA35C4E2_EA3B_4F9E_41BD_9E049B0BABE9.subtitle = Korpak adalah salah satu Villa dan Resort eksotis di Kota Waisai. Tempat ini menyajikan keindahan alam yang mempesona dengan penginapan terapung panorama_FA35E580_EA3B_499A_41BC_08A8C457A781.subtitle = Korpak adalah salah satu Villa dan Resort eksotis di Kota Waisai. Tempat ini menyajikan keindahan alam yang mempesona dengan penginapan terapung panorama_FA35F530_EA3B_4EFA_41E7_786C96088E7B.subtitle = Korpak adalah salah satu Villa dan Resort eksotis di Kota Waisai. Tempat ini menyajikan keindahan alam yang mempesona dengan penginapan terapung panorama_FF8DBE6D_EF94_4C9D_41EA_0998F73C12E1.subtitle = Kota Sorong adalah ibu kota provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Kota ini dikenal dengan sebutan Kota Minyak, di mana Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM) mulai melakukan aktivitas pengeboran minyak bumi di Sorong sejak tahun 1935. Sorong adalah kota terbesar kedua di wilayah Papua, setelah Kota Jayapura. \ \ Kota Sorong dikelilingi oleh kabupaten-kabupaten dengan sumber daya alam yang potensial, menjadikan Kota Sorong sebagai kota industri barang dan jasa yang penting di Papua. Sebagai kota pelabuhan, Kota Sorong terletak sangat strategis karena berdekatan dengan ALKI 3 yang merupakan salah satu alur pelayaran internasional. Hal itu menjadikan Kota Sorong sebagai 'gerbang' yang mempertemukan rute pelayaran luar negeri dan dalam negeri di Kawasan Timur Indonesia. \ \ DEMOGRAFI \ \ Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Sorong tahun 2022, dengan Luas wilayah 1.105 km² jumlah penduduk Kota Sorong pada tahun 2022 mencapai 295.809 jiwa, yang terdiri atas 155.628 laki-laki dan 140.181 perempuan. Jumlah penduduk laki-laki masih lebih banyak daripada penduduk perempuan dengan rasio jenis kelamin (sex ratio) sebesar 111,08, yang artinya dalam setiap 100 orang penduduk terdapat 111 orang penduduk laki-laki. Bila dilihat dari komposisi kelompok umur, struktur penduduk Kota Sorong tergolong sebagai penduduk usia muda pada usia produktif 20-34 tahun. Selain itu, jumlah kelahiran (Usia 0-4 tahun) di Kota Sorong juga tergolong tinggi. Jumlah penduduk usia belum produktif (0-14 tahun) adalah sekitar 23,33% terhadap total penduduk. Sedangkan penduduk usia non-produktif adalah sebesar 4,31% terhadap total penduduk. Dependency ratio Kota Sorong sebesar 38,20% yang artinya dari 100 orang yang masih produktif harus menanggung beban hidup sekitar 38 orang yang belum produktif (0-14 tahun) dan penduduk usia non-produktif (65 tahun keatas). Disamping itu, beban tanggungan penduduk perempuan ternyata lebih tinggi daripada penduduk laki-laki, dimana dependency ratio perempuan sebesar 30,40% sedangkan dependency ratio laki-laki hanya sebesar 37,14%. \ \ Penyebaran penduduk Kota Sorong di setiap distrik cenderung tidak merata. Distrik yang memiliki wilayah lebih luas tidak diiringi dengan jumlah penduduk yang lebih banyak. Hal ini disebabkan sebagian besar penduduk lebih memilih tinggal di distrik yag lebih potensial secara ekonomi dan memiliki infrastruktur serta fasilitas umum yang lebih lengkap. Distrik Manoi berada pada peringkat tertinggi perihal kepadatan penduduk yakni 443 jiwa per km2. Sedangkan kepadatan penduduk terendah terdapat pada Distrik Maladum Mes yakni 92 jiwa per km2. Selain itu, Distrik Sorong Kepulauan juga memiliki kepadatan penduduk terendah karena karakteristik wilayahnya yang berupa kepulauan sehingga memiliki penduduk yang lebih sedikit \ \ GEOGRAFIS \ \ Secara geografis Kota Sorong terletak dibawah garis khatulistiwa, antara koordinat 131°-51' Bujur Timur dan 0° 54' Lintang Selatan dengan ketinggian berkisar 3 meter di atas permukaan laut pada Semenanjung Doberai, di ujung barat laut Pulau Papua \ \ LUAS WILAYAH \ \ Luas wilayah Kota Sorong mencapai 1.105,00 km² atau sekitar 1.13% dari total luas wilayah Papua Barat. Wilayah kota ini berada pada ketinggian 3 meter dari permukaan laut. Keadaan topografi Kota Sorong sangat bervariasi terdiri dari pegunungan, lereng, bukit-bukit dan sebagian adalah dataran rendah, sebelah timur di kelilingi hutan lebat yang merupakan hutan lindung dan hutan wisata. \ \ BATAS WILAYAH \ \ - Utara : Distrik Makbon dan Selat Dampier \ - Timur : Distrik Makbon dan Selat Dampier \ - Selatan : Distrik Aimas dan Distrik Salawati \ - Barat : Selat Dampier \ \ GEOLOGI \ \ Keadaan geologi Kota Sorong terdapat hamparan galian golongan C seperti batu gunung, batu kaIi, sirtu, pasir, tanah uruk dan kerikil. Sedangkan jenis tanah yang terdapat di Kota Sorong adalah tanah latosal putih yang terdapat di pinggiran pantai Tanjung Kasuari dan tanah fudsolik merah kuning yang terdapat dihamparan seluruh kawasan Distrik Sorong Timur. Keadaan permukaan Kota Sorong yang terdiri dari gunung, buki-bukit dan dataran yang rendah yang ditandai dengan jurang, dan wilayah ini dialiri sungai-sungai sedang, kecil seperti sungai Rufei, sungai Klabala, sungai Duyung, sungai Remu, sungai Klagison, sungai Klawiki, sungai Klasaman dan sungai Klabtin. \ \ IKLIM \ \ Kota Sorong beriklim hutan hujan tropis (Af) dengan suhu udara minimum di Kota Sorong sekitar ±23 °C dan suhu udara maksimum sekitar ±33 °C. Curah hujan tahunan tercatat berada pada kisaran 2.700 hingga 3.200 mm. Curah hujan cukup merata sepanjang tahun serta tidak terdapat bulan tanpa hujan dan banyaknya hari hujan setiap bulan antara 9–27 hari. Kelembaban udara rata-rata tercatat ±83% \ \ EKONOMI \ \ Komoditas unggulan Kota Sorong yaitu sektor pertanian, Perkebunan dan jasa. Sub sektor perkebunan komoditas yang diunggulkan berupa Kakao, Kelapa dan cengkih. Pariwisatanya yaitu wisata alam, wisata adat dan budaya. \ \ PARIWISATA \ \ Sektor industri pengolahan merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar dalam pembangunan perekonomian Kota Sorong. Kota Sorong terkenal sebagai salah satu kota dengan peninggalan sejarah bekas perusahaan minyak milik Belanda Heritage Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM). Beberapa kawasan wisata lainnya adalah taman rekreasi pantai Tanjung Kasuari dengan pesona pasir putihnya, termasuk kawasan pantai pada Pulau Raam, Pulau Soop, Pulau Item dan Pulau Doom. \ \ Fasilitas wisata lainnya adalah taman rekreasi pantai Tanjung Kasuari dengan pesona pasir putihnya, Pulau Raam, Pulau Soop dan Pulau Doom yang terkenal dengan pantainya yang indah. Juga pulau Dofior yang terdapat Tugu Selamat Datang di Kota Sorong dengan menggunakan bahasa Moi (suku asli di Kota Sorong) yang ramah dan bersahabat menyambut pengunjung yang datang di Kota Sorong. Juga tembok Berlin yang terkenal dengan pemandangan panorama laut dan keindahan alam menjelang senja panorama_D0DA0A51_DE15_7743_41E4_44761F99092D.subtitle = Kota Sorong adalah ibu kota provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Kota ini dikenal dengan sebutan Kota Minyak, di mana Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM) mulai melakukan aktivitas pengeboran minyak bumi di Sorong sejak tahun 1935. Sorong adalah kota terbesar kedua di wilayah Papua, setelah Kota Jayapura. \ \ Kota Sorong dikelilingi oleh kabupaten-kabupaten dengan sumber daya alam yang potensial, menjadikan Kota Sorong sebagai kota industri barang dan jasa yang penting di Papua. Sebagai kota pelabuhan, Kota Sorong terletak sangat strategis karena berdekatan dengan ALKI 3 yang merupakan salah satu alur pelayaran internasional. Hal itu menjadikan Kota Sorong sebagai 'gerbang' yang mempertemukan rute pelayaran luar negeri dan dalam negeri di Kawasan Timur Indonesia. \ \ DEMOGRAFI \ \ Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Sorong tahun 2022, dengan Luas wilayah 1.105 km² jumlah penduduk Kota Sorong pada tahun 2022 mencapai 295.809 jiwa, yang terdiri atas 155.628 laki-laki dan 140.181 perempuan. Jumlah penduduk laki-laki masih lebih banyak daripada penduduk perempuan dengan rasio jenis kelamin (sex ratio) sebesar 111,08, yang artinya dalam setiap 100 orang penduduk terdapat 111 orang penduduk laki-laki. Bila dilihat dari komposisi kelompok umur, struktur penduduk Kota Sorong tergolong sebagai penduduk usia muda pada usia produktif 20-34 tahun. Selain itu, jumlah kelahiran (Usia 0-4 tahun) di Kota Sorong juga tergolong tinggi. Jumlah penduduk usia belum produktif (0-14 tahun) adalah sekitar 23,33% terhadap total penduduk. Sedangkan penduduk usia non-produktif adalah sebesar 4,31% terhadap total penduduk. Dependency ratio Kota Sorong sebesar 38,20% yang artinya dari 100 orang yang masih produktif harus menanggung beban hidup sekitar 38 orang yang belum produktif (0-14 tahun) dan penduduk usia non-produktif (65 tahun keatas). Disamping itu, beban tanggungan penduduk perempuan ternyata lebih tinggi daripada penduduk laki-laki, dimana dependency ratio perempuan sebesar 30,40% sedangkan dependency ratio laki-laki hanya sebesar 37,14%. \ \ Penyebaran penduduk Kota Sorong di setiap distrik cenderung tidak merata. Distrik yang memiliki wilayah lebih luas tidak diiringi dengan jumlah penduduk yang lebih banyak. Hal ini disebabkan sebagian besar penduduk lebih memilih tinggal di distrik yag lebih potensial secara ekonomi dan memiliki infrastruktur serta fasilitas umum yang lebih lengkap. Distrik Manoi berada pada peringkat tertinggi perihal kepadatan penduduk yakni 443 jiwa per km2. Sedangkan kepadatan penduduk terendah terdapat pada Distrik Maladum Mes yakni 92 jiwa per km2. Selain itu, Distrik Sorong Kepulauan juga memiliki kepadatan penduduk terendah karena karakteristik wilayahnya yang berupa kepulauan sehingga memiliki penduduk yang lebih sedikit \ \ GEOGRAFIS \ \ Secara geografis Kota Sorong terletak dibawah garis khatulistiwa, antara koordinat 131°-51' Bujur Timur dan 0° 54' Lintang Selatan dengan ketinggian berkisar 3 meter di atas permukaan laut pada Semenanjung Doberai, di ujung barat laut Pulau Papua \ \ LUAS WILAYAH \ \ Luas wilayah Kota Sorong mencapai 1.105,00 km² atau sekitar 1.13% dari total luas wilayah Papua Barat. Wilayah kota ini berada pada ketinggian 3 meter dari permukaan laut. Keadaan topografi Kota Sorong sangat bervariasi terdiri dari pegunungan, lereng, bukit-bukit dan sebagian adalah dataran rendah, sebelah timur di kelilingi hutan lebat yang merupakan hutan lindung dan hutan wisata. \ \ BATAS WILAYAH \ \ - Utara : Distrik Makbon dan Selat Dampier \ - Timur : Distrik Makbon dan Selat Dampier \ - Selatan : Distrik Aimas dan Distrik Salawati \ - Barat : Selat Dampier \ \ GEOLOGI \ \ Keadaan geologi Kota Sorong terdapat hamparan galian golongan C seperti batu gunung, batu kaIi, sirtu, pasir, tanah uruk dan kerikil. Sedangkan jenis tanah yang terdapat di Kota Sorong adalah tanah latosal putih yang terdapat di pinggiran pantai Tanjung Kasuari dan tanah fudsolik merah kuning yang terdapat dihamparan seluruh kawasan Distrik Sorong Timur. Keadaan permukaan Kota Sorong yang terdiri dari gunung, buki-bukit dan dataran yang rendah yang ditandai dengan jurang, dan wilayah ini dialiri sungai-sungai sedang, kecil seperti sungai Rufei, sungai Klabala, sungai Duyung, sungai Remu, sungai Klagison, sungai Klawiki, sungai Klasaman dan sungai Klabtin. \ \ IKLIM \ \ Kota Sorong beriklim hutan hujan tropis (Af) dengan suhu udara minimum di Kota Sorong sekitar ±23 °C dan suhu udara maksimum sekitar ±33 °C. Curah hujan tahunan tercatat berada pada kisaran 2.700 hingga 3.200 mm. Curah hujan cukup merata sepanjang tahun serta tidak terdapat bulan tanpa hujan dan banyaknya hari hujan setiap bulan antara 9–27 hari. Kelembaban udara rata-rata tercatat ±83% \ \ EKONOMI \ \ Komoditas unggulan Kota Sorong yaitu sektor pertanian, Perkebunan dan jasa. Sub sektor perkebunan komoditas yang diunggulkan berupa Kakao, Kelapa dan cengkih. Pariwisatanya yaitu wisata alam, wisata adat dan budaya. \ \ PARIWISATA \ \ Sektor industri pengolahan merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar dalam pembangunan perekonomian Kota Sorong. Kota Sorong terkenal sebagai salah satu kota dengan peninggalan sejarah bekas perusahaan minyak milik Belanda Heritage Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij (NNGPM). Beberapa kawasan wisata lainnya adalah taman rekreasi pantai Tanjung Kasuari dengan pesona pasir putihnya, termasuk kawasan pantai pada Pulau Raam, Pulau Soop, Pulau Item dan Pulau Doom. \ \ Fasilitas wisata lainnya adalah taman rekreasi pantai Tanjung Kasuari dengan pesona pasir putihnya, Pulau Raam, Pulau Soop dan Pulau Doom yang terkenal dengan pantainya yang indah. Juga pulau Dofior yang terdapat Tugu Selamat Datang di Kota Sorong dengan menggunakan bahasa Moi (suku asli di Kota Sorong) yang ramah dan bersahabat menyambut pengunjung yang datang di Kota Sorong. Juga tembok Berlin yang terkenal dengan pemandangan panorama laut dan keindahan alam menjelang senja panorama_C9FEEFC8_DE37_4D41_41A4_98B5B786FA72.subtitle = Kota Sorong menempati posisi sangat strategis dan menjadi pintu gerbang menuju Pulau Papua. Kota ini sudah didukung dengan semua fasilitas yang ada di wilayah perkotaan. Peluang dan potensi investasi yang tersedia terdapat pada sektor perdagangan dan jasa panorama_5B9D3EF9_1A65_B22A_41A6_A1C8553D9A48.subtitle = Luas hutan mangrove Kabupaten Sorong Selatan mencapai 77.596 hektare atau 2,5 % dari total di Indonesia dan 5,8 % dari total mangrove di Papua dan Papua Barat. Keanekaragaman hayati mangrove di wilayah pesisir Sorong Selatan cukup tinggi, terlihat dari ditemukannya sebanyak 33 jenis mangrove atau 61,50 % dari total 52 jenis mangrove di Papua dan Papua Barat. panorama_5B873861_1A65_BE5A_41BA_FE51D121DBCD.subtitle = Luas hutan mangrove Kabupaten Sorong Selatan mencapai 77.596 hektare atau 2,5 % dari total di Indonesia dan 5,8 % dari total mangrove di Papua dan Papua Barat. Keanekaragaman hayati mangrove di wilayah pesisir Sorong Selatan cukup tinggi, terlihat dari ditemukannya sebanyak 33 jenis mangrove atau 61,50 % dari total 52 jenis mangrove di Papua dan Papua Barat. panorama_5B9CD158_1A65_8E6A_41B3_68302DAD3527.subtitle = Luas hutan mangrove Kabupaten Sorong Selatan mencapai 77.596 hektare atau 2,5 % dari total di Indonesia dan 5,8 % dari total mangrove di Papua dan Papua Barat. Keanekaragaman hayati mangrove di wilayah pesisir Sorong Selatan cukup tinggi, terlihat dari ditemukannya sebanyak 33 jenis mangrove atau 61,50 % dari total 52 jenis mangrove di Papua dan Papua Barat. panorama_E677691E_EA86_F2AC_41B7_6354F5FE1C74.subtitle = Obyek wisata Kali Biru berada di Kampung Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit. Lokasi ini dapat ditempuh perjalanan darat sekitar 50 menit dari Waisai, ibu kota kabupaten. Kali Biru adalah sebuah sungai kecil di tengah hutan Warsambin yang bermata air dari pegunungan sekitar. Untuk menjangkaunya, Anda harus menempuh perjalanan menyeberangi muara menggunakan speedboat dari perkampungan yang berada di pesisir teluk. Selain speedboat, Anda juga harus menyewa pemandu yang berasal dari warga sekitar. panorama_5B9D2F6C_1A65_F22A_4194_E00BC9E1868C.subtitle = Pasar Ampera di Teminabuan ini memainkan peran strategis sebagai tempat menjajakan berbagai hasil alam yang diproduksi oleh warga setempat. Salah satunya yakni untuk memasarkan hasil komoditas perairan kepiting bakau panorama_FA35D44B_EA3B_4EAE_41E8_8D38A0A139F7.subtitle = Pasar ini menyediakan berbagai cinderamata khas Raja Ampat serta berbagai macam hasil bumi mulai dari buah-buahan hingga produk-produk perikanan panorama_39D921A7_1A22_8E25_4163_3D4CE06DB86F.subtitle = Pelabuhan Arar terintegrasi langsung dengan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong sehingga memudahkan proses pengiriman barang panorama_C9E253CB_DE3D_F546_41D0_F0CF3EF625B5.subtitle = Pelabuhan Klademak atau biasa disebut Pelabuhan Rakyat merupakan tulang punggung konektivitas antar-pulau. Dari pelabuhan ini pula, para wisatawan bisa menuju ke obyek-obyek wisata unggulan di Pulau Papua. Pelabuhan Klademak berada di Jalan Fery, Malawei, Kecamatan Sorong Manoi, Kota Sorong. Pelabuhan dibangun sejak tahun 2020- 2022, dengan luas Pelabuhan Sekitar 28.596m2. Pelabuhan Penyeberangan Klademak dirancang dengan fasilitas dan layanan yang efisien. panorama_3206560D_1A26_B5EA_419A_493927B654B2.subtitle = Pelabuhan Penyeberangan Arar atau Pelabuhan Ferry Arar adalah sebuah pelabuhan penyeberangan di Arar, Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya yang menghubungkan wilayah Sorong dengan Fakfak panorama_2DE0EDA4_1BE3_96DA_41AD_AA3D2CA430A0.subtitle = Pelabuhan Penyeberangan Arar atau Pelabuhan Ferry Arar adalah sebuah pelabuhan penyeberangan di Arar, Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya yang menghubungkan wilayah Sorong dengan Fakfak panorama_22373625_1BE3_B5DA_4168_8A72029C0C6A.subtitle = Pelabuhan Penyeberangan Arar atau Pelabuhan Ferry Arar adalah sebuah pelabuhan penyeberangan di Arar, Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya yang menghubungkan wilayah Sorong dengan Fakfak panorama_2DE0122B_1BE3_922E_41AE_670C0E00151E.subtitle = Pelabuhan Penyeberangan Arar atau Pelabuhan Ferry Arar adalah sebuah pelabuhan penyeberangan di Arar, Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya yang menghubungkan wilayah Sorong dengan Fakfak panorama_C70F4A59_DEF4_B743_41CC_FD4C3813DDC2.subtitle = Pelabuhan Perikanan Katapop Pante adalah salah satu pelabuhan perikanan di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Pelabuhan ini dibangun di atas lahan seluas 10 hektar dengan dana APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2010. \ \ Pelabuhan perikanan memiliki beberapa fungsi, di antaranya: Pelayanan tambat dan labuh kapal perikanan, Pelayanan bongkar muat, Pelayanan pembinaan mutu dan pengolahan hasil perikanan, Pemasaran dan distribusi ikan, Pengumpulan data tangkapan dan hasil perikanan panorama_FDF5F4F5_EE21_DD95_41D8_0AA79B872286.subtitle = Pelabuhan Perikanan Katapop Pante adalah salah satu pelabuhan perikanan di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Pelabuhan ini dibangun di atas lahan seluas 10 hektar dengan dana APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2010. \ \ Pelabuhan perikanan memiliki beberapa fungsi, di antaranya: Pelayanan tambat dan labuh kapal perikanan, Pelayanan bongkar muat, Pelayanan pembinaan mutu dan pengolahan hasil perikanan, Pemasaran dan distribusi ikan, Pengumpulan data tangkapan dan hasil perikanan panorama_D0DBD8D9_DE15_5342_41D7_118E49F99A3A.subtitle = Pelabuhan Sorong atau Port of Sorong menjadi salah satu pintu gerbang transportasi laut di Propinsi Papua Barat Daya dan Papua yang melayani arus penumpang dan barang yang berasal dari Sorong ke Manokwari, Raja Ampat, Wondama, Serui, Nabire, Fak-Fak, Kaimana, Bintuni, Biak, Jayapura, Maluku, Sulawesi dan Jawa ataupun sebaliknya. panorama_C70EAA5E_DEF4_D741_41E2_8EC94CB5D6AF.subtitle = Pelabuhan Sorong atau Port of Sorong menjadi salah satu pintu gerbang transportasi laut di Propinsi Papua Barat Daya dan Papua yang melayani arus penumpang dan barang yang berasal dari Sorong ke Manokwari, Raja Ampat, Wondama, Serui, Nabire, Fak-Fak, Kaimana, Bintuni, Biak, Jayapura, Maluku, Sulawesi dan Jawa ataupun sebaliknya. panorama_C70E9B40_DEF4_D541_41DE_67B1F8A7AF26.subtitle = Pelabuhan Sorong atau Port of Sorong menjadi salah satu pintu gerbang transportasi laut di Propinsi Papua Barat Daya dan Papua yang melayani arus penumpang dan barang yang berasal dari Sorong ke Manokwari, Raja Ampat, Wondama, Serui, Nabire, Fak-Fak, Kaimana, Bintuni, Biak, Jayapura, Maluku, Sulawesi dan Jawa ataupun sebaliknya. panorama_C70F5B8B_DEF4_F5C7_41DD_713878B8A8EF.subtitle = Pelabuhan Sorong atau Port of Sorong menjadi salah satu pintu gerbang transportasi laut di Propinsi Papua Barat Daya dan Papua yang melayani arus penumpang dan barang yang berasal dari Sorong ke Manokwari, Raja Ampat, Wondama, Serui, Nabire, Fak-Fak, Kaimana, Bintuni, Biak, Jayapura, Maluku, Sulawesi dan Jawa ataupun sebaliknya. panorama_C70EDAE5_DEF4_B742_41DA_CA7A4E12CC3E.subtitle = Pelabuhan Sorong atau Port of Sorong menjadi salah satu pintu gerbang transportasi laut di Propinsi Papua Barat Daya dan Papua yang melayani arus penumpang dan barang yang berasal dari Sorong ke Manokwari, Raja Ampat, Wondama, Serui, Nabire, Fak-Fak, Kaimana, Bintuni, Biak, Jayapura, Maluku, Sulawesi dan Jawa ataupun sebaliknya. panorama_5B86C9CA_1A65_9E6E_41B3_484C615C2778.subtitle = Pelabuhan Teminabuan berada di Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Pelabuhan ini menjadi salah satu pintu dalam menyalurkan berbagai hasil alam yang ada di Sorong Selatan. Di area yang sama, terdapat kawasan hutan mangrove dan sentra budidaya kepiting bakau. panorama_5B9DEE40_1A65_925B_41A6_02289748F1A5.subtitle = Pelabuhan Teminabuan berada di Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Pelabuhan ini menjadi salah satu pintu dalam menyalurkan berbagai hasil alam yang ada di Sorong Selatan. Di area yang sama, terdapat kawasan hutan mangrove dan sentra budidaya kepiting bakau. panorama_FA3AB4A3_EA35_4F9E_41AB_C9E444E8EF13.subtitle = Pelabuhan ini menjadi titik awal bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Raja Ampat. panorama_FA3513A2_EA3B_4999_41E1_0CF3F22D617B.subtitle = Pelabuhan laut Waisai atau Port of Waisai merupakan gerbang utama masuknya wisatawan dan barang-barang kebutuhan dari luar daerah ke Raja Ampat panorama_FA3AA4BA_EA35_4FE9_41EC_ACBC5E4FCBAC.subtitle = Pelabuhan laut Waisai atau Port of Waisai merupakan gerbang utama masuknya wisatawan dan barang-barang kebutuhan dari luar daerah ke Raja Ampat panorama_FA3A4467_EA35_4F66_41B2_A90A6201D047.subtitle = Pelabuhan laut Waisai atau Port of Waisai merupakan gerbang utama masuknya wisatawan dan barang-barang kebutuhan dari luar daerah ke Raja Ampat panorama_F3EE4591_EA55_C9BA_41B4_74EB9D708200.subtitle = Pelabuhan laut Waisai atau Port of Waisai merupakan gerbang utama masuknya wisatawan dan barang-barang kebutuhan dari luar daerah ke Raja Ampat panorama_F9946B46_EA75_BAA6_41A6_9D317FAB0CB9.subtitle = Pemandangan udara Korpak Villa & Resort panorama_F25D7593_EA75_49BF_41E1_FEE0623C5588.subtitle = Pemandangan udara Port of Waisai atau Pelabuhan Waisai panorama_F998584E_EA75_46A6_41E1_76C4EB3EDDE4.subtitle = Pemdangan udara Distrik Waisai panorama_E1063FA6_EF94_4B8E_41C3_FB2254A9BE86.subtitle = SEJARAH PEMBENTUKAN \ \ Usulan pembentukan Provinsi Papua Barat Daya telah digulirkan sejak Papua belum terpisah menjadi Provinsi Papua dan Papua Barat. Yakni sejak tahun 2007 melalui deklarasi pertama di Kota Sorong pada tanggal 5 Januari. \ \ Suara pembentukan Papua Barat Daya kembali dideklarasi kembali di Jayapura pada tanggal 12 Januari 2007. Deklarasi tersebut dilakukan oleh putra putri Papua Bagian Barat Daya bersama-sama dengan putra putri nusantara yang ada dan berdomisili di wilayah kepala burung khususnya Sorong Raya. \ \ Perjuangan pembentukan Provinsi ini sesungguhnya telah mendapat titik terang pada tahun 2009 dimana calon Provinsi Papua Barat Daya menjadi salah satu dari 33 RUU prioritas pembahasan di DPR RI. Namun, pada pembahasan 19 RUU DOB tahun 2012-2014 usul RUU pembentukan Provinsi Papua Barat Daya tidak diikutsertakan di dalamnya. \ \ Pembentukan provinsi ini sempat terkendala karena belum adanya rekomendasi dari Gubernur Papua Barat sebagai salah satu persyaratan. Setelah melalui perjalanan panjang, Provinsi Papua Barat Daya akhirnya disahkan pemerintah melalui DPR RI berdasarkan peraturan perundang-undangan. \ \ Hal ini merujuk pada Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya yang selanjutnya telah disahkan menjadi Undang-Undang (UU) yang disahkan pada Kamis, 17 November 2022 yakni UU nomor 29 tahun 2022 tentang pembentukan Provinsi Papua Barat Daya. \ \ VISI DAN MISI \ \ Papua Barat Daya Cerdas, Papua Barat Daya sehat dan Papua Barat Daya Produktif \ \ Aspek pertama ialah Papua Barat Daya Sehat, dengan mempercepat peningkatan kesehatan ibu dan anak, mempercepat peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan yang mengutamakan tenaga kesehatan Orang Asli Papua. \ \ Kedua, Papua Barat Daya Cerdas, dengan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, meningkatkan pemerataan akses layanan Pendidikan di semua jenjang, menjamin penguatan pendidikan sepanjang hayat dan kecakapan hidup (life skill) yang berbasis Lembaga Agama, Lembaga adat dan Lembaga sisoal lainnya. \ \ Dan, ketiga Papua Barat Daya Produktif, dengan memperkuat penyelenggaraan Pendidikan dan pelatihan vokasi dalam rangka daya saing tenaga kerja lokal, menumbuhkan UMKM dan Koperasi, menciptakan iklim investasi, meningkatkan dukungan dan afirmasi perlindungan sosial terhadap lansia dan kelompok rentan lainnya, mengembangkan pemerataan kawasan ekonomi. \ \ GAMBARAN UMUM \ \ Provinsi Papua Barat Daya terdiri dibentuk dengan 6 wilayah daerah bawahan. Yaitu Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Tambrauw, dan Kabupaten Raja Ampat. \ \ Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya di Kota Sorong. Total luas wilayah Provinsi Papua Barat Daya yakni 38.820,90 Km2. \ \ BATAS WILAYAH \ \ Adapun batas wilayah Provinsi Papua Barat Daya adalah: \ \ Sebelah utara berbatasan dengan Negara Filipina, Negara Palau, dan Samudera Pasifik; \ Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat; \ Sebelah barat berbatasan dengan Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara; dan \ Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat. \ \ PEREKONOMIAN \ \ Papua Barat Daya memiliki potensi yang besar karena lokasinya yang strategis di jalur perdagangan Asia Pasifik dan Australia, pemerintah pusat melalui peraturan pemerintah tahun 2016 membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong seluas 523,7 ha. KEK Sorong rencananya akan mencakup berbagai industri di Papua seperti nikel, sawit, dan produk kehutanan lain. \ \ PERTAMBANGAN \ \ Papua Barat Daya memiliki banyak potensi pertambangan seperti minyak bumi, gas alam, dan nikel. PT Pertamina EP Cepu melakukan pengeboran migas di berbagai wilayah di Kabupaten Sorong seperti Salawati, Sele Linda, dan Klamono. Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional Unit VII Kasim membangun kilang minyak untuk mengolah minyak dari Salawati dan Sele Linda. Perusahaan lain yang beroperasi di sini antara lain Petrogas (Basin) Ltd. dari Singapura yang memiliki fasilitas di Kasim dan Arar. Petrogas mengebor minyak mentah dari lapangan Walio, Matoa, dll. untuk dikirim ke Kilang Pertamina di Kasim, sedangkan fasilitas di Arar memproduksi gas sebagai bahan bakar pembangkit listrik di Sorong. \ \ Pulau Gag adalah pulau kecil di Raja Ampat yang memiliki potensi nikel. Tambang nikel di pulau ini dikelola oleh PT Gag Nikel yang merupakan anak perusahaan PT Antam. Pulau lain yang terdapat penambangan nikel antara lain Pulau Kawe dan Pulau Manuran, keduanya merupakan pulau kecil dan berada di Kepulauan Raja Ampat \ \ PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN \ \ Kabupaten Sorong memiliki puluhan ribu hektare perkebunan sawit yang dikelola empat perusahaan di Salawati, Klamono, dan Segun. \ \ Kabupaten Sorong Selatan memiliki potensi sagu yang cukup besar. Selain sebagai bahan makanan tradisional masyarakat lokal, tepung sagu yang merupakan hasil pengolahan sagu dapat menjadi komoditas skala industri. Perusahaan besar bernama PT ANJ Agri Papua (ANJAP) memiliki konsesi hutan sagu sekitar 40.000 hektar di Distrik Matemani dengan 10.000 hektar di antaranya dicadangkan sebagai area konservasi. PT ANJAP merupakan anak usaha dari PT Austindo Nusantara Jaya bergerak di bidang agroindustri. Berbeda dengan perkebunan sawit yang mengubah bentang alam secara luas, sagu yang diolah oleh PT ANJAP merupakan sagu yang tumbuh secara alami di rawa-rawa dan lahan gambut yang basah. Selain PT ANJAP, Perhutani juga memiliki pabrik sagu dengan konsesi hutan sagu seluas 16 ribu hektar di Distrik Kais. \ \ TRANSPORTASI \ \ Terdapat banyak bandar udara yang beroperasi di Papua Barat Daya, namun hanya satu yang menyandang status sebagai bandar udara kelas I yaitu Bandar Udara Domine Eduard Osok di Kota Sorong. Bandara lain di provinsi ini antara lain sebagai berikut: \ \ - Bandar Udara Teminabuan dan Inanwatan di Sorong Selatan \ - Bandar Udara Ayawasi dan Kambuaya di Maybrat \ - Bandar Udara Werur dan Kebar di Tambrauw \ - Bandar Udara Marinda di Raja Ampat \ \ Raja Ampat juga memiliki bandar udara di Pulau Jefman yang tidak lagi beroperasi. Bandara ini dibangun pada zaman Belanda dan menjadi pintu gerbang menuju Sorong. Sejak 2004, bandara ini ditutup seiring dengan dibangunnya Bandar Udara Domine Eduard Osok di Sorong. panorama_C58497D2_DEEC_BD41_41CF_843DC5E8D346.subtitle = Saat ini Anda sedang berada di dermaga pemberangkatan kapal di Pelabuhan Klademak atau Pelabuhan Rakyat. Kapal ini akan mengantarkan penumpang menuju Port of Waisai di Kabupaten Raja Ampat panorama_FA359512_EA3A_CEBE_41DD_3E56F2A091CD.subtitle = Saat ini Anda sedang berada di kompleks kantor Pemerintahan Kabupaten Raja ampat panorama_FA353323_EA3B_CA9E_41E6_A41715DADDB2.subtitle = Sarana penyeberangan dari wilayah Waisai ke obyek wisata Kali Biru, di Kampung Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit, sekitar 50 menit perjalanan darat dari Waisai, ibu kota kabupaten panorama_FA3523AD_EA3B_49EB_41D6_DF52DEDCABDE.subtitle = Tugu Selamat Datang di Waisai panorama_03AB1274_1A63_F23A_41B3_475A18BFDFD3.subtitle = Waisai Torang Cinta atau WTC merupakan salah satu pantai yang ada di Waisai. Lokasi ini kerap dijadikan lokasi kegiatan baik itu perdangan cinderamata maupun event-event seni dan budaya ### Title photo_1CE56741_2F2A_95BA_41C5_DAD1E9C7D9C5.label = 01240db860d8a53ffb469a927939954e photo_011BF975_2F66_BC45_41B6_3947502E313E.label = 1280px-Terminal_bandara_Werur album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_8.label = 22916c1178128adea5d857b658903e64 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_0.label = 2dcd080a2d69cb7362b43bc07535cc70 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_1.label = 2ff1d5049f4326c6804cbf098d7029ef photo_1D2EC720_2F2B_95FB_41B5_844037604843.label = 36dde25acffac738ad4c872c840a9d62 photo_027C18E9_2F5A_9C4D_418E_405B23F436EC.label = 36fde7ec01e7edcde3368419412a2cab album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_5.label = 60a1a237f15ad7e8c219745c03c24239 photo_166AF179_2F25_6C4D_41C3_F1267336BB1F.label = 663f7c3e8468e54b5751e33437830f61 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_2.label = 6a3572090a05be384238a824981ace97 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_3.label = 6c7b1573b55ca511e2ed99bc006789a9 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_6.label = 71a223056b62f052c146919a07d183d4 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_7.label = 7408e23c4a666b7b019f27cec63978a7 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_9.label = 75631ee47bff1465099e1b07df8fbc20 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_4.label = 7b80f230dc777e813c77d372d08a24ba album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_10.label = 8828050c6c922ce7066dc3f84264b6df panorama_38F70887_1AEE_BEE5_4165_11764565E338.label = AIMAS HOTEL & CONVENTION CENTRE panorama_38F69CFB_1AEE_962E_41B2_55884E7A7231.label = AIMAS HOTEL & CONVENTION CENTRE panorama_3946F456_1AEE_9666_41B3_490419A47004.label = AIMAS HOTEL & CONVENTION CENTRE panorama_3B5D5C66_1AED_9626_41A0_4AF51545C949.label = AIMAS INTERSECTION panorama_3C856F54_1A26_927A_4164_7C64B89C565C.label = ALUN-ALUN AIMAS panorama_26E294CC_1A22_966B_41B4_69F018E4EE7D.label = ALUN-ALUN AIMAS panorama_25BEEB9C_1A26_92EA_417C_35F646C411DE.label = BANDARA AYAWASI panorama_C7117B41_DEEB_5543_41D9_1F5FEFD32293.label = BANDARA DEO album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024.label = BANDARA DEO panorama_240CE709_1A1D_93EA_418F_2BDD09104822.label = BANDARA KAMBUAYA panorama_FA35751F_EA3A_CEA7_41E1_FE351F728946.label = BANDARA MARINDA panorama_5B9ACB04_1A65_F3DA_41B9_ADB96F399194.label = BANDARA TEMINABUAN panorama_5B9C7105_1A65_8FE5_41B5_D818AAA2CAE7.label = BANDARA TEMINABUAN panorama_C7115B8C_DEEB_75C2_41E0_926E4473231D.label = BENDARA DEO panorama_25BE7854_1A25_9E7A_41B6_3A031D69AD1E.label = DANAU AYAMARU panorama_5901FAD3_1A1D_F27E_41A5_6EBC122F1235.label = DANAU AYAMARU album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_13.label = DEO AIRPORT album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_14.label = DEO AIRPORT_2 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_15.label = DEO_1 panorama_C58497D2_DEEC_BD41_41CF_843DC5E8D346.label = DERMAGA photo_FDF87301_F07D_E5BC_41CE_E866FC046C22.label = DJI_0742 photo_FDF87301_F07D_E5BC_41CE_E866FC046C22.label = DJI_0742 photo_FD467661_F07D_EC7C_41E7_A5A7F124332F.label = DJI_0744 photo_FD467661_F07D_EC7C_41E7_A5A7F124332F.label = DJI_0744 photo_FD411943_F07D_E5BC_41D3_FD59A82B3A88.label = DJI_0746 photo_FD411943_F07D_E5BC_41D3_FD59A82B3A88.label = DJI_0746 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_16.label = DJI_0817 album_03E99989_1A7F_9EEA_419C_357ABC804854_0.label = DJI_0836 album_03E99989_1A7F_9EEA_419C_357ABC804854_1.label = DJI_0841 album_03E99989_1A7F_9EEA_419C_357ABC804854_2.label = Foto 2024-10-22 at 16.26.10 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_19.label = Foto 2024-10-22 at 16.28.46 panorama_5B873861_1A65_BE5A_41BA_FE51D121DBCD.label = HUTAN MANGROVE panorama_5B9D3EF9_1A65_B22A_41A6_A1C8553D9A48.label = HUTAN MANGROVE panorama_5B9CD158_1A65_8E6A_41B3_68302DAD3527.label = HUTAN MANGROVE photo_00D246A0_2F3D_B4FB_41B1_66A738C3BE4E.label = IMG-20231017-WA0043 album_F5523605_EF8C_DC82_41E1_44EF0E0A210D_0.label = IMG_3992 album_F5523605_EF8C_DC82_41E1_44EF0E0A210D_1.label = IMG_3996 album_F5523605_EF8C_DC82_41E1_44EF0E0A210D_2.label = IMG_4017 album_F5523605_EF8C_DC82_41E1_44EF0E0A210D_3.label = IMG_4027 album_F5523605_EF8C_DC82_41E1_44EF0E0A210D_4.label = IMG_4028 album_F383198C_EFBC_5783_41ED_F51F8C7D9A20_0.label = IMG_4232 album_F383198C_EFBC_5783_41ED_F51F8C7D9A20_1.label = IMG_4233 album_F383198C_EFBC_5783_41ED_F51F8C7D9A20_2.label = IMG_4237 album_F383198C_EFBC_5783_41ED_F51F8C7D9A20_3.label = IMG_4250 album_F383198C_EFBC_5783_41ED_F51F8C7D9A20_4.label = IMG_4252 album_F383198C_EFBC_5783_41ED_F51F8C7D9A20_5.label = IMG_4253 album_F383198C_EFBC_5783_41ED_F51F8C7D9A20_6.label = IMG_4258 photo_FD412CA1_F07D_1CFC_41D5_7E7FDF07999C.label = JEMBATAN PURI panorama_C7110C86_DEEB_D3CE_41B1_30D6F209C1FE.label = JEMBATAN PURI photo_FD412CA1_F07D_1CFC_41D5_7E7FDF07999C.label = JEMBATAN PURI panorama_F55E04D0_EFF5_DD82_41ED_7E0531DFD954.label = JEMBATAN PURI album_F5523605_EF8C_DC82_41E1_44EF0E0A210D.label = JEMBATAN PURI panorama_CE3F32BC_DE14_D7C2_41D0_BE665A066707.label = JEMBATAN PURI panorama_C25F4EBF_DEEB_4F3F_41DE_117388235BF7.label = JEMBATAN PURI panorama_25BEE106_1A26_8FE6_41AE_512A26F87716.label = KABUPATEN MAYBRAT panorama_F993AD80_EA75_D999_41E8_F68523435D28.label = KABUPATEN RAJA AMPAT panorama_57B8BD77_1A65_9626_41AD_7FEBF1C3FA29.label = KABUPATEN SORONG SELATAN panorama_5A8FFEDC_1A62_926A_4183_3FD2A9BC23E8.label = KABUPATEN TAMBRAUW panorama_FA36B363_EA3B_CA9F_41E6_287C6658048B.label = KALI BIRU panorama_FA353323_EA3B_CA9E_41E6_A41715DADDB2.label = KALI BIRU panorama_E677691E_EA86_F2AC_41B7_6354F5FE1C74.label = KALI BIRU panorama_FA35732A_EA3B_CAE9_41CF_3F04274CA135.label = KALI BIRU panorama_FA350537_EA3A_CEE7_41D1_B04CE9B8310E.label = KANTOR BUPATI panorama_32BA75B1_1AE7_763A_418F_DEF30E312C94.label = KANTOR BUPATI KAB SORONG panorama_5A456DE3_1A27_765E_41AC_14BB6D0664AF.label = KANTOR BUPATI MAYBRAT panorama_25BD9ED9_1A26_926D_419D_B7BCDFC75905.label = KANTOR BUPATI MAYBRAT panorama_FA359512_EA3A_CEBE_41DD_3E56F2A091CD.label = KANTOR BUPATI RAJA AMPAT panorama_58429260_1A65_925B_41AA_FC997B69E5CF.label = KANTOR BUPATI SORSEL panorama_5D97714F_1A62_8E66_418A_A43E1265418E.label = KANTOR BUPATI TAMBRAUW panorama_E1063FA6_EF94_4B8E_41C3_FB2254A9BE86.label = KANTOR GUBERNUR panorama_FF8DBE6D_EF94_4C9D_41EA_0998F73C12E1.label = KANTOR WALIKOTA panorama_3F184149_1A22_8E6A_418A_4AFBB9329E4B.label = KEK SORONG panorama_384F85F0_1AED_B63A_41A6_B6C7B55F39D2.label = KEK SORONG panorama_28273FC4_1A26_B25A_41AA_015E588C9FB1.label = KEK SORONG panorama_2B78B934_1A27_9E3A_41A0_2DC483E7C3CF.label = KEK SORONG panorama_2B783B1B_1A27_73EE_41A6_72544377C667.label = KEK SORONG panorama_2B78ED9E_1A26_96E6_41A8_51DACD98B2D4.label = KEK SORONG panorama_FA35F530_EA3B_4EFA_41E7_786C96088E7B.label = KORPAK panorama_FA35E580_EA3B_499A_41BC_08A8C457A781.label = KORPAK panorama_F9946B46_EA75_BAA6_41A6_9D317FAB0CB9.label = KORPAK panorama_FA35C4E2_EA3B_4F9E_41BD_9E049B0BABE9.label = KORPAK panorama_D0DA0A51_DE15_7743_41E4_44761F99092D.label = KOTA SORONG panorama_C9FEEFC8_DE37_4D41_41A4_98B5B786FA72.label = KOTA SORONG panorama_3F4C7158_1A22_8E6A_41B1_566E1363AFD5.label = LAHAN JAGUNG album_03E99989_1A7F_9EEA_419C_357ABC804854_3.label = MARINA album_03E99989_1A7F_9EEA_419C_357ABC804854.label = MARINA STAR panorama_FA35D44B_EA3B_4EAE_41E8_8D38A0A139F7.label = PASAR panorama_5B9D2F6C_1A65_F22A_4194_E00BC9E1868C.label = PASAR AMPERA photo_FD41EF54_F07D_1C44_41D1_3FBC6616B02F.label = PASAR IKAN photo_FD41EF54_F07D_1C44_41D1_3FBC6616B02F.label = PASAR IKAN photo_FD41037E_F07D_2447_41EA_4C7895D754E3.label = PASAR IKAN_2 photo_FD41037E_F07D_2447_41EA_4C7895D754E3.label = PASAR IKAN_2 photo_FD4125C3_F07D_2CBC_41C0_DC3B24D8441E.label = PASAR IKAN_3 photo_FD4125C3_F07D_2CBC_41C0_DC3B24D8441E.label = PASAR IKAN_3 panorama_39D921A7_1A22_8E25_4163_3D4CE06DB86F.label = PELABUHAN ARAR panorama_2DE0EDA4_1BE3_96DA_41AD_AA3D2CA430A0.label = PELABUHAN ASDP panorama_2DE0122B_1BE3_922E_41AE_670C0E00151E.label = PELABUHAN ASDP panorama_22373625_1BE3_B5DA_4168_8A72029C0C6A.label = PELABUHAN ASDP panorama_3206560D_1A26_B5EA_419A_493927B654B2.label = PELABUHAN ASDP ARAR panorama_C9E253CB_DE3D_F546_41D0_F0CF3EF625B5.label = PELABUHAN KLADEMAK panorama_FDF5F4F5_EE21_DD95_41D8_0AA79B872286.label = PELABUHAN PERIKANAN panorama_C70F4A59_DEF4_B743_41CC_FD4C3813DDC2.label = PELABUHAN PERIKANAN photo_FD46A5C9_F07D_2C4C_41D7_752502506855.label = PELABUHAN PERIKANAN_2 photo_FD46A5C9_F07D_2C4C_41D7_752502506855.label = PELABUHAN PERIKANAN_2 panorama_5B86C9CA_1A65_9E6E_41B3_484C615C2778.label = PELABUHAN TEMINABUAN panorama_5B9DEE40_1A65_925B_41A6_02289748F1A5.label = PELABUHAN TEMINABUAN panorama_FA3AB4A3_EA35_4F9E_41AB_C9E444E8EF13.label = PELABUHAN WISATA photo_FE1C37FF_F07C_EC44_41E3_61F4D10DC2AB.label = PELINDO photo_FE1C37FF_F07C_EC44_41E3_61F4D10DC2AB.label = PELINDO map_C84EC896_DE6C_B3C1_41C8_5C3419A96C3A.label = PETA PBD panorama_C70E9B40_DEF4_D541_41DE_67B1F8A7AF26.label = PORT OF SORONG album_F383198C_EFBC_5783_41ED_F51F8C7D9A20.label = PORT OF SORONG panorama_C70EAA5E_DEF4_D741_41E2_8EC94CB5D6AF.label = PORT OF SORONG panorama_D0DBD8D9_DE15_5342_41D7_118E49F99A3A.label = PORT OF SORONG panorama_C70EDAE5_DEF4_B742_41DA_CA7A4E12CC3E.label = PORT OF SORONG panorama_C70F5B8B_DEF4_F5C7_41DD_713878B8A8EF.label = PORT OF SORONG panorama_FA3513A2_EA3B_4999_41E1_0CF3F22D617B.label = PORT OF WAISAI panorama_FA359434_EA3B_4EFA_41EB_0906D40A44B7.label = PORT OF WAISAI panorama_FA3A4467_EA35_4F66_41B2_A90A6201D047.label = PORT OF WAISAI panorama_F3EE4591_EA55_C9BA_41B4_74EB9D708200.label = PORT OF WAISAI panorama_FA3AA4BA_EA35_4FE9_41EC_ACBC5E4FCBAC.label = PORT OF WAISAI panorama_FA3533E7_EA3B_4966_41E4_20F3E87A1B56.label = PORT OF WAISAI panorama_F25D7593_EA75_49BF_41E1_FEE0623C5588.label = PORT OF WAISAI album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124.label = STATISTIK BPS 2024 photo_00F0C4F5_2F2D_9445_41C2_D60B88C9CD09.label = Sausapor album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_20.label = Screenshot 2024-11-11 145231 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_21.label = Screenshot 2024-11-11 145306 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_22.label = Screenshot 2024-11-11 145330 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_23.label = Screenshot 2024-11-11 145342 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_0.label = Screenshot 2024-11-15 184629 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_1.label = Screenshot 2024-11-15 184643 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_2.label = Screenshot 2024-11-15 184704 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_3.label = Screenshot 2024-11-15 184740 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_4.label = Screenshot 2024-11-15 184824 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_5.label = Screenshot 2024-11-15 184852 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_6.label = Screenshot 2024-11-15 184910 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_7.label = Screenshot 2024-11-15 184940 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_8.label = Screenshot 2024-11-15 185022 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_9.label = Screenshot 2024-11-15 185036 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_10.label = Screenshot 2024-11-15 185153 album_13AF2289_2F7A_ECCA_41C5_E63FAE0A6124_11.label = Screenshot 2024-11-15 185228 photo_588CC77D_065D_13B8_4194_C8F64C8DAB03.label = Snapinsta.app_447069800_1852929605189183_5455610985954132913_n_1080 panorama_FA3523AD_EA3B_49EB_41D6_DF52DEDCABDE.label = TUGU WAISAI panorama_F998584E_EA75_46A6_41E1_76C4EB3EDDE4.label = TUGU WAISAI panorama_03AB1274_1A63_F23A_41B3_475A18BFDFD3.label = WAISAI TORANG CINTA album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_11.label = b45bdd712dcbedbc60d308aa06d8161d album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_12.label = ca4db1452b19b842fcadd5f59493ab5a album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_17.label = e6ce9f339a7bf37b6a25284e6dcfe618 album_0D02BCD0_1A66_967A_41B2_EDA13B0AD024_18.label = fdc3342a6d9c5dc557315a7c7f7ef1fd ## Popup ### Body htmlText_3536C0F8_1A25_8E2A_41AE_8C6234CEC577.html =